Lakukan Monitoring Diskoperindag Catat Harga Kebutuhan Dapur Di Halsel Masih Normal

Senin, 8 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadis Koperindag Halsel saat Kunjungan Ke Pasar Labuha

Plt Kadis Koperindag Halsel saat Kunjungan Ke Pasar Labuha

LABUHA, Jarumsatu.com – Pemerintah Daerah melalui monitoring Dinas Perdagangan Halmahera Selatan, Maluku Utara, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kab. Halsel berlangsung tiap hari guna memantau dan melakukan pengawasan atas penjualan harga bahan pokok (Bapok).

Kadis Perindag Halsel, Soadri Inggratubun saat diwawancarai mengatakan, secara umum pemantauan beberapa wilayah Pasar Tradisional di Kabupaten Halmahera Selatan, masih terkendali dan stabil. Sabtu (6/5/2023) kemarin.

Lanjutnya, lokasi monitoring Dinas Perindag Halsel di dua titik pasar tradisional yaitu Pasar Labuha dan Pasar Tuwokona pada Minggu Pertama Tanggal 5 Mei 2023. Sesuai data monitoring harga bahan pokok akan disampaikan kepada Bupati Halsel, Usman Sidik dan disampaikan kepada Menteri Perdagangan dan Menteri Dalam Negeri.

“Data Hasil Monitoring harga bahan pokok dan barang penting lainnya sudah kami sampaikan kepada Bupati kemarin dan dilaporkan berkala kepada Menteri Perdagangan serta Mendagri setiap hari Jumat Minggu berjalan” Ungkapnya

Adapun untuk beberapa harga komoditi di pasar Tradisional wilayah Labuha dan Towukona yang naik sedikit dari harga Minggu lalu seperti cabe merah nona. Minggu lalu seharga Rp 60.000/Kg.
Minggu ini seharga Rp 70.000/Kg (14%),
Tomat dari harga Rp 15.000 ke Rp 20.000 (25%), Bawang merah dari harga Rp 50.000 ke Rp 60.000 (0%),
Kol seharga Rp 20.000/Kg ke Rp 25.000/Kg (0,2%), kentang seharga Rp 25.000/Kg ke Rp 30.000/Kg (0,17%)
Rempah Ketumbar seharga Rp 60.000/Kg ke Rp 70.000/Kg (14%). (Red/Tim)

Berita Terkait

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:42 WIB

GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru