Jadi Pembicara, Bupati Bassam Paparkan Keunggulan Pertanian di Halsel

Selasa, 6 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc: Bupati Bassam saat
National Inception Workshop

Doc: Bupati Bassam saat National Inception Workshop

JAKARTA, JS – Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba meghadiri undangan Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian Kementrian Pertanian.

Kehadiran Bassam di acara National Inception Workshop mewakili Maluku Utara sebagai narasumber. Worksop tersebut dalam rangkah sosialisasi, kordinasi, sinergi untuk memperoleh masukan serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Proyek GEF ke 7 sendiri berfokus pada komoditas padi, talas, uwi, cengkeh dan pala di tiga provinsi yakni Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Maluku Utara.

“Tentu ini menjadi kesempatan kami pemerintah daerah Halmahera Selatan untuk hadir dalam diskusi Inception Workshop. Egenda GEF 7 ini kita banyak memberikan hal-hal positif terhadap perkembangan pertanian di Halmahera Selatan,”kata Bassam kepada Kepada awak media pers usai menghadiri worksop di Hotel Swiss Bell-In Bogor jalan Padjajaran Indah V, Baranangsiang, Bogor pada Selasa, 06 Agustus 2024.

Bassam Kasuba menjelaskan Halmahera Selatan memiliki 30 Kecematan 249 Desa memiliki luas wilayah 40 kilo meter persegi yang kemudian secara kawasan lebih basar laut.

“Halmahera Selatan memiliki 78 persen laut dan 22 daratan sehingga ini menjadi salah satu tantangan yang luar biasa dalam menjalankan program-program di daerah khususnya pertanian,”jelas Bassam

Menurutnya, Strategi Pemerintah daerah dalam pengambangan perkebunan melalui program dan kegiatan pada kurun waktu tiga tahun terahkir ini ada tiga program yang telah dijalankan.

Pengadaan bibit tanam pala dan cengke dari tahun 2021 sampai sekarang sebanyak 167.475 yang diberikan kepada 87 kelompok.

KemudianPengandalian Organisme Penggangu Tanaman obat-obatan sebanyak 1.600 botol dan penyedia sarana perkebunan jalan produksi dan jalan tani 62 kelompok

Lanjut orang nomor satu di Halsel itu menyampaikan bahwa Halmahera Selatan juga dikenal dengan kawasan industri pengolahan nikel yang letak di pulau obi dan manjadi tantangan pemerintah daerah.

Dirinya mengatakan sebelumnya pendapatan pertembuhan ekonomi masyarakat adalah hasil pertanian kini beralih ke industri.

“Harapan besar kami dengan mengikuti projek ini mudah-mudahan pemerintah pusat bisa melihat program unggulan pertanian dan perkebunan yang ada di halmahera selatan agar bisa menghadirkan industri pengelohan di Halmahera Selatan,”harapnya. (*)

Berita Terkait

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Asia Hasyim Bawa Misi Besar dari Konferensi Nasional Kusta 2026 untuk Halsel
Formapas Malut Geruduk Kantor Pusat PT ARA. Kecam Keras Dugaan Kerusakan Lingkungan
FORMAHSEL Jakarta Siap Kepung Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Halsel
FORMAPAS MALUT Gelar Aksi di PT Mineral Trobos, Desak APH Usut Dugaan Pelanggaran Perizinan Tambang di Pulau Gebe
HIPMA Halsel Jakarta Pasang Ultimatum! Dugaan Pencemaran lingkungan oleh PT GMM diNilai Ancam Kesehatan Warga
Formapas Malut Resmi Laporkan 11 Dugaan Korupsi di Pulau Taliabu ke Kejaksaan Agung RI
FORMATIK Ultimatum Menteri PU: Evaluasi atau Copot Kepala BWS Malut M. Saleh Talib

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:18 WIB

Asia Hasyim Bawa Misi Besar dari Konferensi Nasional Kusta 2026 untuk Halsel

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:50 WIB

Formapas Malut Geruduk Kantor Pusat PT ARA. Kecam Keras Dugaan Kerusakan Lingkungan

Senin, 29 Juni 2026 - 21:38 WIB

FORMAHSEL Jakarta Siap Kepung Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Halsel

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:58 WIB

FORMAPAS MALUT Gelar Aksi di PT Mineral Trobos, Desak APH Usut Dugaan Pelanggaran Perizinan Tambang di Pulau Gebe

Berita Terbaru