Long Boat POB 5 Orang Terbalik Di Perairan Halmahera Barat, Dua Orang dalam Pencarian

Minggu, 20 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Long Boat Basarnas saat lakukan Pencarian./Doc-Istimewa

Tampak Long Boat Basarnas saat lakukan Pencarian./Doc-Istimewa

HALBAR, Jarumsatu.com – Sebuah Longboat dengan 5 orang penumpang on board dilaporkan tenggelam di perairan Kec. Sahu Kab. Halmahera Barat. Maluku Utara. Laporan kejadian tersebut diterima Kantor Basarnas Ternate dari Bpk. Uci anggota BPBD Halbar pada minggu 20 Agustus sekitar pukul 18.00 WIT.

Melalui keterangan yang diterima media ini menyebutkan Kronologis kejadian. Pada tanggal 19 Agustus 2023 pukul 22.00 WIT, longboat berangkat dari Desa Baru menuju Ternate kemudian pada pukul 23.30 WIT, longboat korban terhantam ombak dan terbalik.

Pada tanggal 20 Agustus 2023 pukul 09.00 WIT, 3 korban ditemukan terapung di laut oleh speed rute Jailolo – Ibu dalam keadaan selamat di perairan Desa Todahe. Hingga saat ini 2 korban lainnya masih belum ditemukan.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman mengatakan, merespon laporan tersebut. Pukul 18.05 WIT, Basarnas Ternate berkoordinasi dengan BPBD Halbar meyakinkan mengenai kejadian tersebut.

Pukul 18.10 WIT, Tim Rescue Basarnas Ternate diberangkatkan menuju LKP menggunakan RIB 04 untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap dua orang korban.

Unsur Terlibat :
1. Tim Rescue Kansar Ternate
2. BPBD HALBAR
3. Masyarakat Desa Setempat
Untuk diketahui indentitas korban dalam pencarian saat ini masih belum diketahui pihak Basarnas.
(Red/Adhy)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas
DLH Halsel Tegaskan Tak Pernah Legalkan Pengambilan Topsoil, Siap Proses Oknum Jika Terbukti Terlibat
Oknum ASN KPH Diduga Jadi Aktor Utama di Balik Jual Beli 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal
Kades Dijebak, DLH-KPH Pilih Bungkam, Polda Diminta Take Over Kasus Dugaan Jual Tanah Topsoil Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:23 WIB

ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:48 WIB

Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terbaru