Halmahera Selatan – Bentrokan antarwarga terjadi di Desa Silang dan Desa Liaro, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Jumat (20/3/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan kronologi kejadian, insiden bermula ketika dua warga Desa Liaro, Jordi Hardin dan Baba, pergi ke Labuha, Kecamatan Bacan, untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah selesai berbelanja, keduanya kembali ke Desa Liaro sekitar pukul 15.00 WIT dengan melintasi Desa Silang.
Saat melintas, keduanya diduga berpapasan dengan sekelompok pemuda Desa Silang yang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap kedua warga tersebut. Keduanya berhasil melarikan diri dan kembali ke Desa Liaro untuk menyampaikan kejadian yang dialami.
Informasi tersebut memicu reaksi dari pihak keluarga dan warga Desa Liaro. Massa kemudian berkumpul dan melakukan penyerangan balasan ke Desa Silang sekitar pukul 18.49 WIT. Bentrokan pun tak terhindarkan, dengan kedua kelompok warga terlibat saling serang menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian tersebut, empat warga Desa Liaro mengalami luka sayatan di bagian kepala dan tangan. Sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat luka serius di bagian leher.
Aparat keamanan dari Polsek Bacan Timur yang tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIT langsung mengambil langkah cepat untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi. Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian berangsur kondusif.
Pihak keamanan juga telah melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengimbau masyarakat dari kedua desa untuk menahan diri agar konflik tidak kembali meluas.
Upaya pendekatan dan mediasi terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.(red)

















