Banjir Terjang Desa Yaba Rabu Dini Hari, Sejumlah Rumah Warga Rusak Parah

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket:Kondisi pemukiman warga Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, pasca banjir Rabu dini hari.|foto jarumSatu.com

Ket:Kondisi pemukiman warga Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, pasca banjir Rabu dini hari.|foto jarumSatu.com

Halsel — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bacan Barat Utara sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari menyebabkan banjir di Desa Yaba, Kabupaten Halmahera Selatan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIT tersebut mengakibatkan sejumlah warga terdampak dan terpaksa mengungsi.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua Majelis Jemaat GPM Yaba, Pdt. Ince Lepertery, sedikitnya tiga Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, dua KK mengalami kerusakan rumah, sementara satu KK lainnya terdampak genangan air.

“Kondisi saat ini, keluarga korban masih mengungsi di kebun dan di rumah warga yang tidak terdampak banjir. Mereka membutuhkan perhatian, terutama untuk kebutuhan dasar dan penanganan rumah yang rusak,” ujar Pdt. Ince Lepertery.

Adapun keluarga yang terdampak banjir di Desa Yaba yakni keluarga

Bp. Will Tupan,

Bp. Yohan Galela, dan

Bp. Bill Nita.

Pdt. Ince juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah melalui BPBD dapat segera turun langsung melihat kondisi warga terdampak. Ia menilai langkah cepat sangat dibutuhkan, mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil dan sebagian warga belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Pemerintah Desa Yaba hingga saat ini masih dalam upaya konfirmasi dan pendataan lanjutan guna memastikan dampak kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak.

Sementara itu, warga setempat secara mandiri masih melakukan pembersihan sisa material banjir di sekitar pemukiman. Mereka berharap adanya langkah cepat dan koordinasi dari pemerintah daerah untuk penanganan darurat maupun solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.”

(red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru