Tapanuli Selatan – Solidaritas Anak Negeri Pendukung Perubahan (Sang Perubahan) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Kamis (2/10/2025). Aksi ini dipimpin Rahmad Taufiq Dalimunthe yang menyoroti dugaan pemborosan anggaran pemeliharaan rumah dinas.
Dalam orasinya, Taufiq menyebut Pemkab Tapsel telah melanggar Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran. Menurutnya, pemeliharaan rumah dinas yang berulang dianggap tidak tepat sasaran karena bangunan tersebut jarang ditempati.
“Ini bukan lagi soal anggaran, tapi soal moral. Pemkab Tapsel terkesan bermewah-mewah di tengah sulitnya ekonomi masyarakat,” tegas Taufiq. Ia juga menyinggung kondisi warga sekitar kompleks perkantoran bupati yang masih hidup dalam garis kemiskinan.
Taufiq kemudian membeberkan rincian anggaran pemeliharaan yang mencapai Rp1,68 miliar, termasuk belanja pemeliharaan rumah dinas, mess, pagar kantor PKK, hingga pembangunan gedung laundry rumah dinas Bupati.
Aksi massa diterima oleh Asisten II Ali Akbar Hutasuhut. Namun, pendemo menolak karena menilai yang bersangkutan tidak memiliki kapasitas menjawab tuntutan. Sang Perubahan berencana menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar.(Red)

















