LABUHA, – Jelang penetapan dan pencabutan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Halmahera Selatan, pasangan Jasri – Muhlis terus bersilaturahim di setiap desa. Kali ini putra asli Galela yang lahir di Desa Kusubibi itu berkunjung di Desa Belang-belang, Kecamatan Bacan, Kamis (19/9).
Di Desa Belang-belang, Jasri menyapa keluarga besarnya menggunakan bahasa Galela. Sambutan calon bupat itu pun disambut tepuk tangan dan yel-yel menangkan Jasri – Muhlis dari ratusan warga yang menghadiri acara silaturahim tersebut.
Jasri mengisahkan perjalanan karirnya hingga berhasil menduduki jabatan Wakil Wali Kota Ternate, periode 2019-2024.
“Menjadi Wakil Wali Kota Ternate bukan perkara mudah, apalagi keterwakilan Galela merupakan komunitas kecil yang berada di Kota Ternate. Namun demikian saya mampu membuktikan bahwa putra Galela pertama asal Halmahera Selatan yang menduduki jabatan strategis sebagai orang nomor dua di Kota Ternate. Sebab, di samping saya ada tokoh-tokoh hebat di berbagai suku baik Makeang Kayoa, Tidore, Ternate, Galela dan suku lainnya,” ungkap Jasri.
Mantan Ketua Cabang Pergerakan Islam Indonesia (PMII) ini menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Muhlis Djafaar setelah adanya keputusan partai.
“Saya dan kamu semua optimis meraih simpati warga Halmahera Selatan pada pilkada kali ini. Kami tidak ragu lagi sebab, PKB dan Partai Demokrat merupakan partai pemenang pemilu 2024. Kedua partai ini memiliki riwayat kemenangan di setiap kontestasi pilkada Halsel yang tak perlu diragukan lagi,” sebutnya.
Sementara, Ketua Tim Pemenangan Jasri-Usman, Muhammad Yunus Najar dalam sambutannya optimis menahkodai pasangan ini hingga memenangkan pilkada Halmahera Selatan.
“Kekuatan PKB yang mendulang lima kursi pada Pileg 2024, menjadi barometer kemenangan untuk pilkada kali ini. Apalagi diperkuat Partai Demokrat. Orang lain yang tidak memiliki kursi di parlemen saja mangaku kuat, apalagi PKB dan Demokrat yang punya riwayat kemenangan pada pileg 2024,” beber Yunus Najar.
“Terutama keluarga besar desa Belang-belang agar tidak salah menjatuhkan pilihan yang tepat. Lima menit berada di bilik suara menentukan nasib daerah ini lima tahun ke depan jadi jangan salah pilih. Jika ada serangan fajar maka kita PKB dan Demokrat akan siapkan serangan sore, karena serangan sore tentu lebih cepat dari serangan fajar,” sambungnya.
Lain Larudi lain pula Junaidi Abusama. Anggota DPRD fraksi PKB ini mengajak warga Belang-belang untuk fokus memenangkan pasangan Jasri-Muhlis pada pilkada Halsel 2024-2029.
“Dapil satu khususnya belang-belang menjadi tanggung jawab kita bersama bagimana memenangkan Jasri – Muhlis di Pilkada 2024 yang akan dihelat bulan November mendatang,” tutupnya. (Red)*

















