PP Malut Desak Polda Tangkap Mafia Galian C di Desa Sawadai Halmahera Selatan

Kamis, 3 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Pemuda Pancasila Maluku Utara./Doc-Istimewa

Pengurus Pemuda Pancasila Maluku Utara./Doc-Istimewa

LABUHA, Jarumsatu.com – Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW-PP) Maluku Utara mendesak Polda Maluku Utara segera menindak aktivitas tambang Galian C ilegal di Desa Sawadai, Halmahera Selatan, yang diduga dikerjakan CV. Multi Jaya Sentosa.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemuda Pancasila Maluku Utara, Rafiq Khailul, Kamis (3/8/2023). Rafiq menyatakan keprihatinannya atas ulah oknum penambang yang merusak lingkungan.

“Penambangan tanpa izin di Desa Sawadai, Halmahera Selatan ini bisa berdampak pada lingkungan. Karena itu, kami meminta kepada Polda Maluku Utara untuk segera menindak tegas oknum pemilik aktivitas tambang ilegal tersebut,” Ungkap Rafiq.

Ketua Barikade-98 Maluku Utara itu menegaskan, keberadaan galian C ilegal ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara. Kemudian juga melanggar Undang-Undang lingkungan hidup.

“Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 itu jelas disebutkan, bahwa setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa Izin bisa dipidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp. 100 miliar, untuk itu Penegak hukum harus menindak tegas para pelaku,” Tegasnya. (Red/Adhy)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru