LABUHA, Jarumsatu.com – Melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se-Indonesia (APKASI) Pemerintah daerah (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara, bakal menampilkan salah satu komoditas unggulan pada Agenda Nasional Otonomi Expo 2023 di Tangerang Banten pada tanggal 20-22 Juli 2023 mendatang.
Untuk diketahui, agenda ini akan diikuti oleh Seluruh Pemerintah Kabupaten di Indonesia tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan yang akan memamerkan produk-produk komoditas unggulan.
Salah satu Komoditas Unggulan Pertanian Halmahera Selatan yakni Kopi Liberika US (Usman Sidik) akan ditampilkan pada Apkasi Otonomi Expo 2023 tersebut .
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Agus Heriawan, mengungkapkan, kopi liberika yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian ini akan menjadi salah satu produk unggulan dengan nama Liberika US sebagai simbol daerah Halsel.

“Kopi ini memang kopi Halsel yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nama Liberika US, dimana US adalah inisial Bupati Halsel yang saat ini menjabat yaitu Usman Sidik sebagai simbol daerah,” jelas Agus saat diwawancarai wartawan Jumat, (14/7/2023)
Selain kopi, ada beberapa komoditas yang juga akan di tampilkan pada acara Apkasi Otonomi Expo 2023 seperti pala, cengkeh, kenari dan mawe (jenis buah berkadar asam tinggi).
Komoditas perkebunan lain yang juga turut di tampilkan di Apkasi Expo 2023 yaitu kenari dengan tampilan habitat pohon, buah dan cara pengolahannya. “Juga tak ketinggalan buah Pala endemik yang berada di Gunung Sibela yang di kenal dengan nama Pala Madaya, cengkeh dan juga mawe yang hanya terdapat di Halmahera Selatan,” katanya.
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Selatan juga berkeinginan untuk mengikutsertakan pelaku usaha dari komoditas yang akan ditampilkan pada Apkasi Expo 2023 tetapi akan disesuaikan dengan kemapuan anggaran yang tersedia.
Agus berharap Dengan memperkenalkan produk unggulan asal bumi saruma pada Apkasi Otonomi Expo 2023 ini, semoga investor bisa melirik dan menanamkan investasi di bidang perkebunan Kabupaten Halmahera Selatan.
“Sehingga dengan upaya ini kiranya kita dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.(Red/Adhy)

















