Pemkab Halmahera Selatan Berikan Bantuan Kepada 14 Pelaku UMKM dan Sertifikat halal untuk 65 IKM

Senin, 1 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bassam Kasuba, bersama Pelaku UMKM. Doc: Cecep

Bupati Bassam Kasuba, bersama Pelaku UMKM. Doc: Cecep

LABUHA, Jarumsatu.com Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Halsel salurkan bantuan untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) di kabupaten Halmahera Selatan.

Bantuan tersebut berupa bantuan hibah modal usaha kepada 14 pelaku UMKM dan Penyerahan Sertifikat lebel halal kepada 65  Industri kecil menengah (IKM) yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di UMKM Milenial Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan. Minggu (31/12/2023).

Penyerahan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Saiful Turuy, Kepala Dinas Perindagkop Adriani Rajilun, Camat Bacan Selatann, Hasan Karim dan Kepala Desa Mandaong, Samad. Serta para pelaku UMKM dan IKM penerima hibah.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Selatan, Hassan Ali Bassam Kasuba menyampaikan rasa terima kasih serta mengapresiasi pelaku UMKM dan IKM yang telah banyak mendorong perkembangan pertumbuhan ekonomi, khususnya ekonomi kreatif karena pengembangan usaha ini sangat efektif dan berperan aktif dalam pertumbuhan dan pengembangan Ekonomi serta lebih maksimal untuk lapangan pekerjaan yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Mudah-mudahan kegiatan kita hari ini benar-benar bermanfaat untuk perkembangan UMKM dan IKM, dan semoga ke depan bisa lebih baik sehingga pertumbuhan ekonomi kita di Halmahera Selatan lebih baik,”ujarnya

Dikatakan Bupati, jika penyerahan hibah dan sertifikat halal ini merupakan suatu program yang dikelompokkan oleh Pemerintah Daerah dalam rangka memberikan stimulus atau semacam perangsang kepada pelaku-pelaku ekonomi menengah kecil untuk mendorong agar perkembangannya bisa menjadi lebih baik.

“Peran pelaku-pelaku usaha atau industri kecil menengah sangat berperan penting dalam perputaran ekonomi Daerah”, tandasnya

“kita ambil sample perekonomian Amerika Selatan. Dimana, Pemerintah Daerah memiliki konsen dan keinginan besar dengan jumlah UMKM sekitar yang mencapai 2900 pelaku usaha untuk bisa sustainable atau bisa berjalan secara terus-menerus,” tambahnya

Diakhir sambutannya, Bupati Halsel berharap para pelaku usaha atau badan usaha yang ada di Kabupaten Halsel khususnya di UMKM Milenial bisa bertahan panjang dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi Daerah.

“Mudah-mudahan usaha-usaha atau badan usaha yang ada di sini bisa bertahan panjang dan memberikan dampak positif untuk daerah”,harap Bassam

Dikonfirmasi terpisah Sofyan Rusli yang mewakili para pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah yang menerima bantuan hibah modal usaha, mengungkapkan rasa terima kasih terhadap pemerintah Daerah, dalam hal ini, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba serta para staf kepala dinas yang ikut hadir dalam penyerahan akan bantuan yang diberikan. Bahkan dirinya menyatakan akan lebih menekuni usaha yang dijalankannya karena mengingat Perhatian Pemerintah yang begitu besar terhadap dirinya dan pelaku usaha lain

“Satu kehormatan bagi saya dan saya sangat berterima kasih, kepada Bupati Bassam Kasuba yang telah memberikan saya bantuan berupa uang tunai senilai 10 juta, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah,” ucap Rusli

“Semoga, usaha yang saya tekuni di bidang kuliner bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan dan jangan lupa mampir ke kedai ayam bakar sambal goreng kami”,pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terbaru