Jelang Ibadah, Warga Sayoang Diduga Ditembak OTK, Keluarga: “Kami Sudah Tidak Merasa Aman”

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket:foto korban Penembakan OTK.

Ket:foto korban Penembakan OTK."

Halmahera Selatan – Seorang warga Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Jansen Lazarus Filipi Paulus (30), diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat hendak berangkat menuju tempat ibadah Pada Rabu Malam (22/7/2026) sekitar pukul 19.20 WIT.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka pada bagian dada kanan yang diduga akibat proyektil senjata angin (bets) dan kini menjalani perawatan medis di RSUD Marabose.

Saat ditemui JarumSatu.com di RSUD Marabose, Kamis (23/7/2026), korban menuturkan bahwa dirinya berangkat dari rumahnya yang berada di kawasan perbukitan menggunakan sepeda motor menuju tempat ibadah. Untuk menuju lokasi ibadah, korban harus melewati jalan menurun.

Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba merasakan hentakan keras disertai nyeri hebat pada bagian dada kanan. Saat itu ia mengira hanya mengalami keram atau benturan biasa hingga akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motor.

“Setelah jatuh saya bangun dan melihat baju sudah berlumuran darah. Saya kemudian kembali ke rumah. Setelah membuka baju, baru saya melihat ada luka di dada kanan,” ungkap korban.

Korban menduga tembakan berasal dari arah depan. Dugaan tersebut didasarkan pada posisi luka yang berada di dada kanan, sementara proyektil diduga menembus hingga ke bagian belakang tubuh.

Menyadari kondisinya, keluarga segera membawa korban ke RSUD Marabose untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Korban juga menduga dirinya telah menjadi sasaran pelaku. Namun, dugaan tersebut masih menunggu pembuktian melalui penyelidikan aparat kepolisian.

Sementara itu, mertua korban, Yosias Rumapar, mendesak Polres Halmahera Selatan agar segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, keluarga korban kini hidup dalam ketakutan sejak peristiwa itu terjadi.

“Kami mendesak Polres Halmahera Selatan segera mengungkap pelaku dan motifnya. Ini bukan kejadian biasa. Menantu saya menjadi korban saat hendak pergi beribadah. Keluarga kami sekarang sudah tidak merasa aman. Jangan sampai pelaku terus berkeliaran dan ada korban berikutnya,” tegas Yosias.

Ia berharap aparat kepolisian segera mengumpulkan barang bukti, mengidentifikasi pelaku, serta mengungkap motif di balik dugaan penembakan tersebut agar keluarga korban memperoleh kepastian hukum dan rasa aman.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaku maupun motif dugaan penembakan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pihak keluarga berharap kasus ini segera diungkap secara profesional dan transparan sehingga pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.” (Red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru