Nasabah Soroti Hilangnya Jejak Transaksi Rp400 Juta, BNI KCP Labuha Diminta Buka CCTV Teller

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Nasabah dan BNI KCP Labuha

Ket: Nasabah dan BNI KCP Labuha

Halmahera Selatan. – Kasus dugaan hilangnya dana tabungan sebesar Rp400 juta milik seorang nasabah bernama Yeni Tjia kembali mencuat. Pada Senin (13/7/2026), Yeni mendatangi BNI KCP Labuha untuk meminta kejelasan terkait transaksi yang terjadi pada 13 April 2026.

Menurut pengakuan nasabah, ia meminta pihak bank menunjukkan slip penarikan sebagai bukti transaksi. Namun, permintaan tersebut disebut belum dipenuhi. Nasabah mengaku mendapat penjelasan dari Kepala BNI KCP Labuha bahwa dokumen tersebut tidak dapat diberikan.

Tak hanya itu, Yeni juga meminta rekaman CCTV di ruang teller, lokasi tempat transaksi diduga berlangsung. Akan tetapi, menurutnya, pihak bank hanya memperlihatkan rekaman CCTV yang mengarah ke pintu masuk kantor bank, bukan rekaman di area teller.

Nasabah juga mengaku menerima penjelasan bahwa rekaman CCTV di waktu yang dimaksud sudah tidak tersedia karena terjadi tumpang tindih penyimpanan (overlap) sehingga video tersebut tidak lagi dapat diakses.

Merasa belum memperoleh penjelasan yang memuaskan, Yeni berharap pihak bank bersikap terbuka dengan memperlihatkan seluruh dokumen dan bukti transaksi yang berkaitan dengan dana Rp400 juta miliknya agar persoalan tersebut menjadi terang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BNI KCP Labuha belum memberikan keterangan resmi.(red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru