OBI, Halmahera Selatan – Warga Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang terapung di perairan sekitar desa tersebut, Rabu (17/6/2026) sore.
Korban diketahui bernama Daniel, seorang pekerja (welder) pada PT HJF yang berasal dari Tondano, Provinsi Sulawesi Utara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 WIT oleh seorang nelayan bernama Manoho (32) saat dalam perjalanan pulang setelah memancing ikan.
Manoho mengaku awalnya melihat sebuah benda mencurigakan mengapung di laut dan mengira benda tersebut merupakan seekor penyu. Namun setelah mendekati objek tersebut, ia terkejut karena ternyata yang dilihatnya adalah sesosok mayat dalam posisi tengkurap.
“Awalnya saya kira penyu laut. Setelah saya dekati ternyata mayat manusia,” ungkap Manoho.
Setelah memastikan temuannya, Manoho segera kembali ke daratan dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta pihak terkait. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Pemerintah Desa Kawasi dan aparat berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Evan (29), yang merupakan kerabat korban, membenarkan identitas jenazah setelah mendatangi Polindes Desa Kawasi. Menurutnya, korban telah sekitar tiga hari tidak masuk kerja dan keberadaannya tidak diketahui.
“Pihak keluarga sebelumnya sudah melaporkan kepada manajemen perusahaan karena korban tidak berada di tempat kerja selama beberapa hari,” jelas Evan.
Setelah menerima informasi mengenai penemuan mayat di perairan Kawasi, Evan mendatangi lokasi dan mengenali korban berdasarkan ciri-ciri fisik yang dimiliki.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi serta penyebab meninggalnya korban.
Penemuan tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi jenazah.(red)

















