Tragedi Berdarah di Lokasi Tambang Emas Anggai, Pemuda 18 Tahun Tewas Diduga Akibat Penikaman

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Lokasi Tambang Emas Anggai

Ket: Lokasi Tambang Emas Anggai

Obi, Halmahera Selatan – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Tambang Emas Anggai, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Selasa (9/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIT. Seorang pemuda bernama Dadang Elajouw (18), warga Desa Anggai, dilaporkan meninggal dunia akibat luka yang diduga disebabkan oleh senjata tajam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, sebelum kejadian korban diketahui berada di sekitar lokasi tambang bersama sejumlah orang. Dalam situasi tersebut diduga terjadi perselisihan yang berujung pada tindakan kekerasan.

Korban mengalami luka serius pada bagian tubuhnya dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa tersebut sontak menggemparkan warga dan para pekerja yang berada di kawasan tambang.

Sejumlah Penambang yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian serta melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diduga meninggalkan lokasi usai peristiwa tersebut.

Upaya konfirmasi kepada Kapolsek Obi melalui pesan WhatsApp telah dilakukan, namun hingga berita ini dipublikasikan belum memperoleh tanggapan resmi.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat yang berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus tersebut secara tuntas serta mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Catatan Redaksi: Informasi dalam berita ini masih berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari warga di lokasi kejadian. Redaksi akan memperbarui informasi setelah adanya keterangan resmi dari pihak kepolisian. (red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru