Technical Meeting Digelar, PWI Halsel Cup I Siap Hidupkan Atmosfer Sepak Bola Halsel

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Technical Meeting

Ket: Technical Meeting

Halmahera Selatan.- Atmosfer sepak bola mulai naik di Halmahera Selatan. PWI Halsel Cup I Tahun 2026 kini masuk fase pematangan setelah panitia resmi menggelar technical meeting bersama perwakilan tim peserta pada Rabu 20 Mei 2026.

Turnamen mini soccer ini dikemas dengan tema Fun Football dalam rangka menyambut HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan. Ajang tersebut dijadwalkan dibuka pada 29 Mei 2026 dan akan menggunakan Lapangan Soccer Mini Tomori sebagai venue utama pertandingan.

PWI Halsel Cup I menjadi turnamen perdana yang mempertemukan berbagai unsur di Halmahera Selatan. Pesertanya berasal dari SKPD, lembaga vertikal, perbankan, Forkopimda, dan sejumlah instansi lainnya. Format ini membuat turnamen tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi lintas lembaga melalui sepak bola.

Ketua Panitia PWI Cup I Halsel, Asbar Ikram, mengatakan technical meeting menjadi fase penting sebelum kick-off. Forum itu membahas regulasi pertandingan, sistem laga, kesiapan perangkat pertandingan, hingga tata tertib tim selama turnamen berlangsung.

“Technical meeting sudah kami laksanakan. Ini penting agar semua tim punya pemahaman yang sama soal aturan main, sistem pertandingan, dan semangat utama PWI Cup I, yaitu Fun Football. Jadi bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi menjaga sportivitas, kebersamaan, dan kegembiraan sepak bola,” ujar Asbar.

Menurut Asbar, panitia juga terus merapikan persiapan lapangan. Sejumlah aspek teknis mulai dari arena pemain, perangkat pertandingan, alur pembukaan, hingga kesiapan pertandingan perdana terus dimatangkan. Ia menyebut, Lapangan Soccer Mini Tomori dipilih karena memiliki karakter yang cocok untuk mini soccer.

Lapangan berukuran lebih kecil membuat pertandingan berjalan cepat, rapat, dan intens. Setiap tim dituntut punya transisi permainan yang efektif, komunikasi antarpemain yang baik, serta disiplin posisi sejak menit awal.

“Mini soccer itu permainannya cepat. Ruang lebih sempit, tempo tinggi, dan transisi menyerang maupun bertahan harus rapi. Karena itu, kami memastikan kesiapan lapangan dan perangkat pertandingan benar-benar diperhatikan,” kata Asbar.

Asbar menegaskan, PWI Cup I Halsel ingin menghadirkan pertandingan yang kompetitif, tetapi tetap cair dan menyenangkan. Dalam bahasa sepak bola, turnamen ini diharapkan tidak hanya menghadirkan duel taktik, pressing, passing, dan finishing, tetapi juga memperkuat chemistry antarlembaga.

“Karena ini Fun Football, atmosfernya harus tetap gembira. Tetapi di lapangan, kami tetap ingin pertandingan berjalan tertib, fair play, dan punya kualitas permainan yang enak ditonton,” ujarnya.

PWI Halsel Cup I berada di bawah semangat Seksi Wartawan Olahraga atau SIWO PWI Halmahera Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PWI Halsel menghidupkan ruang olahraga, sekaligus memperluas peran pers dalam membangun energi sosial yang positif di daerah.

Ketua PWI Halmahera Selatan, Samsudin Chalil, mengatakan PWI Cup I merupakan momentum baru bagi insan pers dan dunia olahraga di Halmahera Selatan. Menurutnya, turnamen ini menjadi panggung perdana yang dirancang untuk mempertemukan banyak unsur dalam satu arena sepak bola.

“Ini pertandingan perdana yang digagas PWI Halmahera Selatan melalui SIWO. Pesertanya dari SKPD, lembaga vertikal, perbankan, Forkopimda, dan unsur lainnya. Kami ingin PWI Cup menjadi ruang silaturahmi, sportivitas, dan kebersamaan,” ujar Samsudin.

Samsudin menyebut sepak bola memiliki kekuatan sosial yang besar. Di lapangan, kata dia, sekat jabatan dan institusi bisa mencair dalam satu ritme permainan. Semua bertemu sebagai pemain, sebagai tim, dan sebagai bagian dari perayaan olahraga.

Sepak bola itu bahasa universal. Di lapangan, semua bertemu dalam semangat yang sama. Ada strategi, ada stamina, ada kerja sama, ada fair play, dan ada kegembiraan. Itulah yang ingin kami hadirkan dalam PWI Cup I Halsel,” katanya.

Turnamen ini juga mendapat dukungan dari Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba. Dukungan itu sebelumnya disampaikan Bassam dalam pertemuan bersama panitia PWI Cup beberapa pekan lalu.

Bagi panitia, dukungan tersebut menjadi tambahan energi untuk memastikan turnamen berjalan tertib, meriah, dan punya nilai positif bagi daerah. Apalagi PWI Cup I digelar dalam momentum HUT ke-23 Halmahera Selatan, sehingga memiliki makna simbolik sebagai selebrasi kebersamaan.

Samsudin berharap PWI Cup I tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia ingin turnamen ini menjadi fondasi awal lahirnya agenda olahraga tahunan yang lebih rapi, lebih kompetitif, dan lebih luas ke depan.

“Kami ingin edisi pertama ini menjadi fondasi. Kalau fondasinya kuat, ke depan PWI Cup bisa menjadi agenda olahraga yang dinanti. Bukan hanya oleh insan pers, tetapi juga oleh instansi, lembaga, dan masyarakat pecinta sepak bola,” pungkas Samsudin. (red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru