Halmahera Barat, 8 Mei 2026 — Pelantikan Panitia Sidang Sinode Bersama (SSB) Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) resmi dilaksanakan di Gedung Gereja Betlehem Hoku-Hoku Kie, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Jumat (8/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung lancar, penuh hikmah, dan dihadiri sejumlah tokoh gereja serta pemerintah daerah.
Dalam pelantikan tersebut, Ibu Mery Popala dipercayakan sebagai Ketua Panitia, Andi R. Pilli sebagai Sekretaris Panitia, dan Ibu Sonya Mail sebagai Bendahara Panitia. Kepengurusan yang baru dilantik diharapkan mampu mempersiapkan pelaksanaan Sidang Sinode Bersama tahun 2027 secara matang dan sukses.
Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Halmahera Barat, Jems Uang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III di BPHS GMIH. Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh panitia yang baru dilantik agar menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan serta mengutamakan pelayanan.
Ia juga mengutip Firman Tuhan dalam Kolose 3:23 sebagai pesan motivasi bagi seluruh panitia.
“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia,” ujarnya.
Selain Bupati, hadir pula Ketua Tim Penyatuan GMIH, Demianus Ice, Wakil Ketua Pdt. Anselmus Puasa, M.Th., Sekretaris Tim Penyatuan Pdt. Leundame S. Boediman, M.Si., serta Wakil Sekretaris Pdt. Abram Unggu, S.Ag., M.Si. Para Koordinator Wilayah GMIH se-Halmahera Barat juga turut menghadiri momen tersebut.
Dalam penyampaian suara gembala, Pdt. Demianus Ice mengatakan bahwa proses rekonsiliasi untuk menyatukan GMIH telah dilakukan sejak tahun 2018. Menurutnya, pelaksanaan Sidang Sinode Bersama pada tahun 2027 nanti memiliki makna yang sangat penting bagi perjalanan gereja.
“Pelaksanaan SSB pada 2027 nanti bukan hanya sebatas agenda organisasi semata, namun ini adalah jawaban atas pergumulan kita bersama selama ini,” tuturnya.
Sementara itu, dalam laporan ketua panitia, Ibu Mery Popala menekankan pentingnya semangat kekeluargaan dalam seluruh proses pelayanan panitia. Ia meminta seluruh pihak yang telah memberi diri untuk melayani agar tetap menjaga kebersamaan demi terciptanya pelayanan yang harmonis.
Menurutnya, kekompakan dan kerja sama menjadi kunci utama dalam menyukseskan Sidang Sinode Bersama GMIH tahun 2027 mendatang.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa panitia akan memaksimalkan seluruh potensi yang ada dalam upaya penggalangan dana. Panitia, kata dia, akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi guna memperoleh dukungan pendanaan, mengingat jumlah peserta yang diperkirakan hadir dalam SSB mencapai kurang lebih 1.500 orang.
“Kami akan memanfaatkan semua potensi yang ada dan membangun koordinasi dengan pemerintah provinsi agar dapat membantu panitia dalam pendanaan,” tegasnya.
Pelantikan panitia tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan Sidang Sinode Bersama GMIH yang diharapkan mampu memperkuat persatuan, pelayanan, dan kebersamaan seluruh jemaat GMIH di masa mendatang. (red/Sandy)

















