Halmahera Selatan — Kepala Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Arifin Saroa, mendorong peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Pulau Obi demi menunjang aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal ini disampaikan Arifin Saroa saat ditemui pimpinan media JarumSatu.com di area Kota Labuha.
Arifin menegaskan, akses jalan dari Kecamatan Obi menuju Obi Selatan hingga Obi Timur sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
Menurutnya, kondisi jalan yang memadai akan berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, hingga memperlancar jalur ekonomi masyarakat lokal Pulau Obi maupun warga dari Bacan.
“Jalan ini sangat penting untuk mendukung pemutaran ekonomi masyarakat. Baik masyarakat lokal Pulau Obi maupun warga dari Bacan yang melakukan aktivitas usaha dan distribusi hasil kebun serta kebutuhan lainnya,” ujar Arifin Saroa.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Kawasi telah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan, dalam hal ini Harita Group, terkait dukungan pembangunan akses jalan tersebut. Dari hasil komunikasi yang dilakukan, pihak perusahaan disebut telah memberikan respons positif dan mengiyakan kebutuhan peningkatan akses jalan bagi masyarakat.
Selain itu, Arifin berharap proses peningkatan akses jalan tersebut sudah mulai direalisasikan pada Mei hingga Juni 2026. Menurutnya, percepatan pembangunan sangat penting agar target penggunaan jalan oleh masyarakat pada tahun 2027 dapat tercapai.
“Saya berharap mulai Mei sampai Juni 2026 ini sudah ada langkah nyata atau eksekusi di lapangan, karena target kami di tahun 2027 akses jalan ini sudah harus bisa digunakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Arifin berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan dapat memberikan dukungan penuh agar pembangunan akses jalan tersebut segera direalisasikan.
“Saya berharap ada perhatian dan dorongan serius dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun DPRD Halmahera Selatan karena akses jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Menurut Arifin, pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi penunjang utama pertumbuhan ekonomi dan pelayanan masyarakat di Pulau Obi. (red/Muel)

















