Raffy Wadja desak pansus DPRD Halbar transparan tangani kasus BLUD RSUD Jailolo

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Raffy Wadja

Ket: Raffy Wadja

Halmahera Barat – Aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jailolo, Raffy Wadja, menyoroti kinerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Halmahera Barat dalam penanganan dugaan penyalahgunaan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Jailolo.

Raffy menegaskan, masyarakat menginginkan proses pemeriksaan berjalan secara terbuka dan transparan. Menurutnya, penanganan kasus tersebut tidak boleh dilakukan secara tertutup ataupun sekadar menjadi formalitas semata, melainkan harus mampu mengungkap fakta yang sebenarnya demi kepentingan publik.

“Kami meminta Pansus DPRD bekerja secara transparan dan profesional. Jangan ada data yang ditutup-tutupi, karena ini menyangkut uang rakyat dan aset daerah,” tegas Raffy Wadja, Jumat (1/5/2026).

Ia juga mengingatkan kembali fungsi utama DPRD sebagai representasi rakyat yang memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Inti dari tugas DPRD adalah mensejahterakan rakyat. Karena itu, penanganan masalah ini harus tuntas agar pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, dapat berjalan maksimal dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Raffy berharap Pansus DPRD Halmahera Barat dapat bekerja secara independen dan berani mengambil keputusan berdasarkan data serta fakta di lapangan, tanpa dipengaruhi kepentingan politik maupun kelompok tertentu.

Menurutnya, transparansi dalam pengusutan dugaan penyalahgunaan anggaran BLUD RSUD Jailolo menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif dan pemerintah daerah.  (RL/red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru