Perkuat Layanan Kesehatan, Dinkes Halsel Latih 30 Pengelola Imunisasi Puskesmas

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halselmahera Selatan – Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Pelatihan Pengelola Imunisasi di Puskesmas tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pengendalian penyakit menular di daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasyim, dan diikuti oleh 30 peserta yang merupakan tenaga pengelola program imunisasi dari berbagai puskesmas. Pelatihan ini turut menghadirkan fasilitator dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Asia Hasyim menegaskan bahwa imunisasi merupakan program prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Imunisasi dinilai sebagai langkah efektif untuk mencegah penyakit menular sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan nasional dan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Cakupan imunisasi harus terus dijaga tinggi dan merata untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Untuk itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola program imunisasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar pelayanan imunisasi, termasuk praktik suntikan yang aman (safe injection practices) serta pengelolaan limbah medis sesuai prosedur.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kompetensi teknis peserta, mulai dari manajemen rantai dingin (cold chain), pemerataan cakupan imunisasi, hingga penguatan sistem pencatatan dan pelaporan. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi permasalahan di lapangan serta merumuskan solusi yang tepat.

Ketua panitia, Alter Totango, menjelaskan bahwa pelatihan ini melibatkan perwakilan dari 30 puskesmas. Namun, dua puskesmas tidak diikutsertakan dalam kegiatan ini, yakni Puskesmas Wayaloar dan Puskesmas Labuha.

“Dua puskesmas tersebut dinilai sudah memiliki pemahaman yang cukup baik dalam pengelolaan program imunisasi, baik dari sisi teknis maupun pelaporan,” jelasnya.

Menurutnya, penentuan peserta dilakukan berdasarkan rekomendasi tim program dengan mempertimbangkan kebutuhan peningkatan kapasitas di masing-masing puskesmas.

Dinas Kesehatan berharap melalui pelatihan ini, para pengelola imunisasi di puskesmas dapat memiliki kompetensi yang lebih baik dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam program imunisasi berbasis pendekatan keluarga.

“Pelatihan ini merupakan investasi sumber daya manusia. Kami berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tempat tugas masing-masing,” tutup Asia Hasyim.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan upaya pencegahan penyakit menular di Kabupaten Halmahera Selatan semakin optimal dan merata di seluruh wilayah. (red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru