Matangkan Pengamanan Lebaran, PLT Karutan Ambon Adakan Rapat Internal Bersama Jajaran

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon – Guna mematangkan persiapan pengamanan dan pelayanan menjelang Hari Raya Idulfitri, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menggelar rapat internal bersama seluruh jajaran pengelolaan dan pengamanan, Rabu (18/03/2026).

Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam menyusun rencana operasi Lebaran guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan selama perayaan Idul Fitri di lingkungan Rutan Ambon dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Rapat yang dipimpin langsung oleh PLT Karutan Ambon, Jefry Persulessy, tersebut membahas berbagai aspek penting terkait kesiapan petugas dalam menghadapi meningkatnya aktivitas selama masa Lebaran. Pembahasan difokuskan pada penyusunan jadwal petugas, penguatan pola pengamanan, serta pengaturan alur kunjungan bagi keluarga warga binaan. Seluruh jajaran diharapkan dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan pengamanan dan pelayanan dapat berjalan secara optimal.

Dalam arahannya, PLT Karutan Ambon, Jefry Persulessy, menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Persulessy juga menekankan bahwa momentum Lebaran biasanya diikuti dengan meningkatnya intensitas kunjungan keluarga warga binaan, sehingga diperlukan langkah-langkah antisipatif serta pengawasan yang lebih maksimal dari seluruh petugas.

Sebagai bagian dari penguatan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rutan Ambon akan meningkatkan pengawasan dengan menambah jumlah petugas jaga melalui sistem overlapping shift. Selain itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap blok hunian juga akan dilakukan melalui kegiatan razia menjelang Lebaran guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan di dalam rutan.

Pengetatan pemeriksaan juga akan diberlakukan terhadap barang bawaan pengunjung serta pengawasan pintu masuk dan keluar dengan penerapan sistem satu pintu (one gate system).

Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, rapat tersebut juga membahas pengaturan pelayanan kunjungan Lebaran bagi keluarga warga binaan. Selain itu, Rutan Ambon akan menyusun jadwal kunjungan yang terstruktur guna menghindari penumpukan pengunjung, termasuk kemungkinan pembagian jadwal berdasarkan blok atau kamar hunian. Sistem antrean yang tertib dan humanis akan diterapkan, serta fasilitas ruang tunggu akan disiapkan dengan baik guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

Tak hanya itu, sosialisasi kepada keluarga warga binaan terkait aturan kunjungan juga akan dilakukan secara maksimal, terutama mengenai jam kunjungan serta ketentuan barang yang diperbolehkan dan dilarang untuk dibawa masuk ke dalam Rutan.

“Hal ini bertujuan agar seluruh proses kunjungan dapat berlangsung secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Persulessy.

Dalam kesempatan tersebut, Persulessy, juga menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak warga binaan tetap menjadi perhatian utama selama perayaan Idul Fitri. Beberapa di antaranya adalah pemberian Remisi Khusus Idul Fitri bagi warga binaan yang memenuhi syarat serta program pembebasan bersyarat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tambahnya, warga binaan juga akan mendapatkan makanan tambahan dengan menu khusus Lebaran sebagai bagian dari pelayanan yang diberikan oleh pihak Rutan.

Pelaksanaan ibadah Idul Fitri bagi warga binaan juga menjadi bagian dari persiapan yang dibahas dalam rapat tersebut.

Rutan Ambon akan menyiapkan tempat pelaksanaan salat Id, baik di lapangan maupun di aula, dengan tetap memperhatikan pengaturan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Koordinasi dengan imam dan khatib juga akan dilakukan agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan khidmat dan lancar.

Katanya lagi, Menjelang perayaan Lebaran, jajaran Rutan Ambon juga akan melaksanakan kegiatan kerja bakti guna memastikan kebersihan dan kerapian lingkungan rutan tetap terjaga. Penataan blok hunian, halaman, serta area kunjungan akan dilakukan agar tercipta suasana yang bersih, nyaman, dan tertib bagi warga binaan maupun keluarga yang datang berkunjung. Fasilitas pendukung seperti tempat sampah tambahan juga akan disediakan untuk menjaga kebersihan lingkungan selama meningkatnya aktivitas kunjungan.

Lanjutnya, kesiapsiagaan terhadap potensi keadaan darurat juga menjadi perhatian penting. Petugas akan memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, serta pemahaman terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan keadaan darurat seperti kebakaran atau gangguan keamanan lainnya.

Jelasnya, tim respon cepat juga disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi yang tidak diinginkan.

Sebagai bentuk pengawasan internal, Persulessy bersama para pejabat struktural juga akan melakukan monitoring secara langsung selama masa pelaksanaan Lebaran. Evaluasi akan dilakukan secara berkala guna memastikan seluruh rencana operasi berjalan dengan baik serta mengantisipasi potensi kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Melalui rapat internal ini, Persulessy berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya. Ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan maupun keluarga yang datang berkunjung.

“Dengan berbagai persiapan yang telah direncanakan secara matang serta koordinasi yang solid antar petugas, Rutan Ambon berkomitmen untuk menciptakan suasana perayaan Idulfitri yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan serta masyarakat,” tuturnya. (red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru