LSM Komando Garuda Sakti Desak Polresta SBT Usut Dugaan Penyimpangan Dana BOK Puskesmas Affan

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon — LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Provinsi Maluku mendesak aparat kepolisian segera menuntaskan penyelidikan dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Puskesmas Affan, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Tahun Anggaran 2025.

Desakan tersebut disampaikan Ketua LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Provinsi Maluku, Alwi Rumadan, menyusul beredarnya informasi bahwa Polresta SBT telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada sejumlah staf di Puskesmas Affan terkait pengelolaan dana BOK tahap I, II, dan III.

Menurut Rumadan, langkah pemanggilan tersebut menunjukkan bahwa aparat penegak hukum mulai menelusuri dugaan kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban keuangan program tersebut.

“Jika benar terdapat indikasi kecurangan atau penyimpangan dalam laporan pertanggungjawaban dana BOK di Puskesmas Affan, maka kami meminta Polresta SBT segera meningkatkan status perkara ini dan menetapkan pihak yang bertanggung jawab sebagai tersangka,” tegas Rumadan.

Ia menilai, dana Bantuan Operasional Kesehatan merupakan anggaran negara yang diperuntukkan langsung bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Rumadan menegaskan, penanganan kasus ini harus dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Hukum di negara ini tidak boleh tebang pilih. Siapapun yang terbukti menyalahgunakan anggaran negara harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Provinsi Maluku juga menyatakan akan terus mengawal proses penanganan kasus tersebut hingga tuntas,

Demi memastikan penggunaan dana publik benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan di daerah.(red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru