Proyek Puskesmas Jikohay Rp9,2 Miliar Minim Informasi Publik, Dinas Kesehatan Disorot

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obi, Halmahera Selatan — Proyek pembangunan Puskesmas Jikohay di Kecamatan Obi Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi perhatian setelah di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana lazimnya pada kegiatan pembangunan pemerintah.

Pantauan langsung Media JarumSatu.com menunjukkan pekerjaan konstruksi masih berlangsung. Perancah bangunan terpasang dan aktivitas pekerja terlihat di area proyek. Namun, dari pengamatan di beberapa titik lokasi, tidak tampak papan proyek yang biasanya memuat informasi dasar kegiatan.

Padahal, papan informasi proyek merupakan salah satu bentuk transparansi publik dalam pelaksanaan kegiatan yang dibiayai anggaran negara.

Berdasarkan data pada sistem layanan pengadaan (LPSE), proyek tersebut tercatat sebagai:

Pembangunan Puskesmas Jikohay Tender Ulang

Dengan rincian:

Pagu anggaran Rp9.215.000.000

HPS Rp9.214.987.926,33

Sumber dana APBD 2025

Satuan kerja Dinas Kesehatan Halmahera Selatan

Status tender: sudah selesai

Nilai proyek yang mencapai miliaran rupiah ini membuat publik menilai keterbukaan informasi di lapangan menjadi hal yang semestinya diprioritaskan.

Sejumlah warga sekitar mempertanyakan minimnya informasi proyek di lokasi. Menurut mereka, proyek pemerintah yang menggunakan dana publik seharusnya terbuka agar masyarakat mengetahui pelaksanaan pembangunan di daerahnya.

Ketiadaan papan proyek dinilai dapat menimbulkan persepsi negatif, meskipun belum tentu mencerminkan adanya pelanggaran.

Dalam prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, keterbukaan informasi publik menjadi elemen penting untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, Media JarumSatu.com masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Kesehatan Halmahera Selatan dan pelaksana proyek guna memperoleh penjelasan resmi.

Media ini membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait dan akan memuat klarifikasi dalam pemberitaan lanjutan.(red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru