Pembangunan Puskesmas Jikohay Tanpa Identitas Proyek, Ada Apa?

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obi, Halmahera Selatan — Proyek pembangunan Puskesmas di Desa Jikohay, Kecamatan Obi Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi sorotan setelah di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana lazimnya pada kegiatan pemerintah.

Berdasarkan pantauan langsung Media JarumSatu.com di lapangan, proyek masih dalam tahap pengerjaan. Sejumlah pekerja terlihat beraktivitas dan struktur bangunan tampak belum rampung. Namun dari berbagai sudut area proyek, tidak terlihat papan informasi yang memuat identitas kegiatan.

Padahal, pada proyek pemerintah, papan informasi biasanya menampilkan nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, waktu pelaksanaan, serta nama kontraktor pelaksana. Informasi tersebut penting sebagai bentuk keterbukaan kepada publik atas penggunaan anggaran negara.

Ketiadaan identitas proyek di lokasi pembangunan fasilitas kesehatan ini memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Sejumlah warga menilai proyek yang dibiayai uang negara semestinya terbuka dan mudah diakses informasinya oleh publik.

“Kalau proyek pemerintah, seharusnya ada papan informasi supaya masyarakat tahu ini proyek apa dan dananya dari mana,” ujar salah satu warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah papan proyek memang tidak dipasang sejak awal atau hanya tidak ditempatkan di area yang terlihat publik.

Transparansi dalam proyek pemerintah merupakan bagian dari prinsip akuntabilitas pengelolaan anggaran publik. Keterbukaan informasi juga menjadi elemen penting untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Media JarumSatu.com masih berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada pihak pelaksana proyek dan Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan. Klarifikasi resmi akan dimuat pada pemberitaan selanjutnya sebagai bentuk keberimbangan informasi.

Media ini juga membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait guna memberikan penjelasan kepada publik.(red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru