LABUHA — Di lingkungan Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, nama Arter Totango dikenal sebagai salah satu figur ASN yang bekerja dengan hati. Sebagai Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK), ia tidak hanya menjalankan tugas teknis, tetapi juga membangun hubungan kemanusiaan yang kuat dengan para tenaga kesehatan dan masyarakat.
Dalam kesehariannya, Arter tampil dengan ketenangan dan sikap yang rendah hati. Ia kerap terlihat menyapa staf, berdiskusi dengan para tenaga kesehatan, hingga turun langsung memastikan kebutuhan SDM di fasilitas layanan tercukupi. Pendekatan humanis yang ia miliki membuat banyak rekan kerja merasa dihargai dan didengar.
Arter menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas atau anggaran, tetapi terutama pada kualitas manusia yang menjalankannya. “SDM kesehatan adalah ujung tombak pelayanan. Tugas kami memastikan mereka bekerja dengan kompeten, sejahtera, dan tetap menjaga nilai kemanusiaan,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.
Di bawah tanggung jawabnya, sejumlah program peningkatan kapasitas SDM telah digerakkan, mulai dari pelatihan tenaga kesehatan, pendataan kebutuhan tenaga di puskesmas, hingga peningkatan koordinasi lintas bidang. Ia juga dikenal responsif terhadap berbagai persoalan tenaga kesehatan, termasuk penempatan, pembinaan, dan evaluasi kinerja.
Rekan-rekan ASN di Dinas Kesehatan menyebut Arter sebagai figur yang tegas, tulus, dan mudah didekati. Karakternya itu menjadi inspirasi bagi banyak pegawai muda tentang bagaimana seorang ASN ideal harus bersikap — profesional, berintegritas, sekaligus memanusiakan manusia.
Sosoknya membuktikan bahwa pengabdian di sektor kesehatan tidak selalu ditunjukkan dengan kata-kata besar. Terkadang, keteladanan justru terlihat dari tindakan sederhana: mendengar, memahami, dan melayani dengan sepenuh hati.
Arter Totango pun menjadi contoh bahwa ASN bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi memberi makna bagi masyarakat melalui kerja yang jujur dan penuh dedikasi.” (red)

















