Morotai, 8–10 November 2025 — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Morotai menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) III dan Masa Perkenalan (Maper) XI di Gedung Morotai Christian Center (MCC). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan konsolidasi kader dalam memperkuat semangat pelayanan dan pengabdian di tengah dinamika sosial masyarakat Morotai.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christin Tawane, Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara Jufri Bayar, anggota DPRD Pulau Morotai, para senior member GMKI, Ketua HIPMI Halut, OKP se-Kabupaten Pulau Morotai, BEM Universitas Samudra Pasifik, serta seluruh kader GMKI Cabang Morotai.
Mewakili senior member, Refly menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah dan menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembentukan karakter serta arah baru organisasi.
Maper dan Konfercab harus menjadi langkah strategis untuk menyiapkan kader yang kritis dan kontekstual dalam merumuskan program kerja GMKI Morotai ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah XV GMKI Maluku Utara Jufri Bayar menekankan pentingnya penguatan konsolidasi dan pendidikan kader berbasis pelatihan. Ia menilai, Morotai memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata yang dapat menjadi ikon kemajuan daerah jika dikelola dengan visi pelayanan yang kuat.
Kalau potensi ini direspons baik oleh BPC, dampaknya akan besar bagi penatalayanan organisasi, terutama dalam tri matra pelayanan GMKI — Gereja, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat,” tutur Jufri.
Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan Pola Dasar Sistem Pendidikan Kader (PDSPK) 2006 secara berkelanjutan agar kader GMKI siap menghadapi tantangan zaman.
Kalau hal ini tidak dijalankan terus-menerus, kader kita tidak akan siap menghadapi tantangan yang lebih besar,” tegasnya.
Selain itu, Jufri menegaskan bahwa GMKI harus tetap kritis, independen, dan solutif tanpa kehilangan karakter gerakan pemikiran.
GMKI hadir bukan sekadar mengkritisi, tapi juga memberi solusi. Bahkan harus menjadi pelopor gagasan dalam pengelolaan sumber daya alam Pulau Morotai,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengumumkan bahwa GMKI Wilayah XV Maluku Utara akan menggelar Rembuk Wilayah di Sofifi pada awal 2026 sebagai forum konsolidasi antar-cabang se-Maluku Utara.
Sementara Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christin Tawane dalam sambutannya berpesan agar GMKI terus menjaga sinergitas dengan pemerintah tanpa kehilangan idealisme dan nilai kritisnya.
Tetap junjung tinggi asas Tri Panji — Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, dan Tinggi Pengabdian,” pesannya.
Pada akhir Konfercab, terpilih Delvince Haugumi sebagai Ketua, Nelsar Mala sebagai Sekretaris, dan Sintia Pinoa sebagai Bendahara GMKI Cabang Morotai masa bakti 2025–2027.(Sandy/red)

















