SD Negeri di Kayoa Ambruk Dihantam Angin Kencang, Siswa Belajar di Kantor Desa

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Maluku Utara — Cuaca ekstrem kembali menelan korban infrastruktur pendidikan. Bangunan SD Negeri 93 Halmahera Selatan di Desa Dorolamo, Kecamatan Kayoa, ambruk setelah dihantam angin kencang dan tumbangnya pohon sukun pada Selasa (7/10/2025) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIT.

Kepala Desa Dorolamo, Walid Sabtu, membenarkan peristiwa itu. “Bangunan SDN 93 ambruk dihantam pohon sukun yang tumbang karena kekuatan angin,” ujarnya kepada wartawan.

Selain sekolah, talud penahan ombak di sekitar lokasi juga rusak berat akibat gelombang tinggi dan air pasang yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa, proses belajar-mengajar kini terganggu. Para siswa dan guru terpaksa menumpang di kantor desa untuk melanjutkan kegiatan belajar sementara waktu.
“Kami harus beradaptasi. Mulai hari ini, guru dan siswa belajar di kantor desa,” jelas Walid.

Ia mengungkapkan, kondisi bangunan sekolah sudah tidak bisa digunakan sama sekali. Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan dan BPBD Halmahera Selatan segera turun tangan melakukan peninjauan dan perbaikan.

Kalau sekolah tidak segera diperbaiki, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman?” tegasnya.(red)

Walid juga berharap pemerintah daerah turut memperbaiki talud penahan ombak yang rusak agar tidak terjadi kerusakan lebih parah di kemudian hari.
“Kami hanya ingin anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa khawatir atap ambruk atau air laut meluap,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru