GPR-HS Ultimatum PDIP: Pecat Masdar atau Hilang Marwah”

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 September 2025 — Puluhan massa dari Gerakan Peduli Rakyat Halmahera Selatan (GPR-HS) hari ini menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta. Mereka menuntut agar DPP segera memecat anggota DPRD Halmahera Selatan, Masdar Mansur, yang dinilai telah melakukan penghinaan terhadap rakyat melalui unggahan di media sosial.

Dalam unggahan yang viral, Masdar Mansur menulis: “Yang mau DPR dibubarkan itu orang GOBLOK (K-nya 10)”. Kalimat tersebut memicu kemarahan publik karena dianggap melecehkan suara rakyat yang sah dan kritik yang dijamin oleh konstitusi.

Koordinator GPR-HS, Sayuti Melik S., dalam orasinya menegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak boleh membiarkan kadernya merusak citra partai yang selama ini dikenal sebagai partai kerakyatan.

“PDI Perjuangan berdiri di atas penderitaan wong cilik. Pernyataan Masdar Mansur jelas-jelas menghina rakyat dan mengkhianati ideologi partai. Kami menuntut DPP segera memecat Masdar Mansur demi menjaga marwah partai dan kepercayaan publik,” tegas Sayuti.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB ini tidak hanya menyuarakan kekecewaan rakyat, tetapi juga memberi tekanan moral dan politik kepada DPP PDI Perjuangan. Dalam pernyataan sikapnya, GPR-HS menegaskan tiga tuntutan utama:

• Memecat Masdar Mansur dari keanggotaan partai tanpa kompromi.

• Mengembalikan disiplin partai sebagai benteng ideologi kerakyatan.

• Menunjukkan konsistensi PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik, bukan partai yang membiarkan kader menghina rakyat.

Yang patut dicatat, aksi massa GPR-HS resmi diterima langsung oleh pihak DPP PDI Perjuangan. Melalui perwakilan yang menemui demonstran, DPP menyatakan bahwa aspirasi dan tuntutan yang disampaikan akan segera diproses sesuai mekanisme partai. Hal ini dianggap sebagai sinyal positif, bahwa suara rakyat tidak diabaikan dan DPP akan mengambil langkah-langkah organisasi yang tegas.

“Hari ini tuntutan rakyat Halmahera Selatan sudah masuk ke meja DPP. Kami akan terus mengawal dan memastikan DPP benar-benar memecat Masdar Mansur. Jangan sampai ada kompromi, karena ini menyangkut marwah partai dan martabat rakyat,” tegas Sayuti Melik

Aksi ini sekaligus menjadi peringatan keras bahwa kesabaran rakyat ada batasnya. Jika DPP tidak konsisten menjalankan komitmen tersebut, GPR-HS menegaskan siap menggalang gerakan lebih besar di berbagai daerah sebagai bentuk perlawanan moral rakyat terhadap arogansi elit.(red)

Berita Terkait

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
PARADE Demo Polda Maluku Utara Desak Tangkap Ino Pelaku Mafia Solar Subsidi Halsel
Asia Hasyim Bawa Misi Besar dari Konferensi Nasional Kusta 2026 untuk Halsel
Tender Proyek Cathlab RSUD Labuha Senilai Rp1,8 Miliar Berujung Laporan Polisi
Formapas Malut Geruduk Kantor Pusat PT ARA. Kecam Keras Dugaan Kerusakan Lingkungan
FORMAHSEL Jakarta Siap Kepung Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Halsel
FORMAPAS MALUT Gelar Aksi di PT Mineral Trobos, Desak APH Usut Dugaan Pelanggaran Perizinan Tambang di Pulau Gebe
Korban Jiwa di Anggai Jadi Alarm, GMKI Bacan Minta Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:01 WIB

PARADE Demo Polda Maluku Utara Desak Tangkap Ino Pelaku Mafia Solar Subsidi Halsel

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:18 WIB

Asia Hasyim Bawa Misi Besar dari Konferensi Nasional Kusta 2026 untuk Halsel

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:28 WIB

Tender Proyek Cathlab RSUD Labuha Senilai Rp1,8 Miliar Berujung Laporan Polisi

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:50 WIB

Formapas Malut Geruduk Kantor Pusat PT ARA. Kecam Keras Dugaan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru