BACAN, JS – Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Helmi Umar Muskin, dalam sambutannya usai penyambutan dan doa syukuran, menyampaikan bahwa transisinya dari legislatif ke eksekutif menuntut banyak penyesuaian, baik dlam cara berpakaian, berkomunikasi, maupun aspek lainnya.
Menurutnya, berbagai tantangan akn dihadapi bersama Bupati Bassam Kasuba ke depan. Namun, ia optimistis bahwa pengalaman kepemimpinan selama 19 tahun di Hamahera Selatan dapat menjadi pembelajaran untuk mendorong kemajuan daerah.
Helmi juga menekankan bahwa Instruksi Presiden (Inpres) 1 Tahun 2025 akan menjadi rujukan dalam penyusunan APBD tahun 2026, 2027, dan 2028. Ia yakin Bupati Bassam memiliki niat baik untuk Halsel, terlebih setelah mengikuti retreat selama delapan hari di Magelang yang memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Lebih lanjut, Helmi menegaskan bahwa kunci keberhasilan pemerintahan terletak pada kolaborasi dngan birokrasi. Menurutnya, inovasi tidak hanya bergantung pada birokrasi, tetapi juga harus melibatkan pemerintah desa agar turut serta berkontribusi dalam pembangunan.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa Bupati Halsel telah berkoordinasi dengan Bappeda dalam merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yg selaras dengan visi dan misi bersama. Konsolidasi kekuatan birokrasi hingga tingkat desa menjadi langkah penting untuk memastikan RPJMD dapat dilaksanakan secara efektif demi kemajuan 249 desa dan puluhan dusun di Halmahera Selatan.

















