BACAN, JS – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila, mendapat dukungan kuat dari berbagai tokoh daerah dalam kampanye terbatas yang digelar di Desa Kupal, Minggu malam (3/11).
Dukungan ini datang dari perwakilan masyarakat Makian Kayoa (Makayoa), Tobelo Galela (Togale), dan Buton, yang turut hadir mendampingi Rusihan-Muhtar dan menyerukan dukungan penuh bagi pasangan ini dalam Pilkada Halmahera Selatan.
Salah satu juru kampanye Rusihan-Muhtar, Rusdi Jalil, yang juga dikenal sebagai tokoh muda Togale, menyatakan bahwa Halmahera Selatan membutuhkan pemimpin yang bisa merangkul seluruh elemen masyarakat.
Ia menyoroti pentingnya mengakhiri politik dinasti yang dinilai telah membatasi kesempatan generasi muda yang berkualitas untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Sudah saatnya Halmahera Selatan memiliki pemimpin yang mampu menyatukan semua elemen masyarakat dan memberi kesempatan yang sama bagi SDM berkualitas,” ujar Rusdi dengan penuh semangat.
Rusdi juga menekankan bahwa momentum Pilkada ini adalah kesempatan untuk mewujudkan suksesi kepemimpinan yang lebih inklusif dan adil.
Menurutnya, praktik politik dinasti yang ada saat ini perlu dihentikan demi memberi ruang bagi pemimpin yang benar-benar memiliki visi untuk memajukan Halmahera Selatan.
Dukungan terhadap Rusihan-Muhtar datang dari berbagai tokoh penting, termasuk tokoh Buton seperti Hi. Rustam La Cadi dan Hi Samiun Andika, serta tokoh Makayoa seperti Ponsen Sarfa, Amran Mustari, Dr. Husen Kausaha, dan Hi Asis. Tokoh Togale yang hadir juga didominasi oleh generasi muda, antara lain Rayen Lajame, Ketua Ikatan Canga Muda, Rinaldo Dogowin, Rusdi Jalil, dan Sefnat Tagaku.
Dalam kampanye tersebut, Rusihan Jafar menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan mereka wujudkan jika terpilih. Salah satu janji utamanya adalah alokasi anggaran sebesar Rp. 40 miliar dari APBD Halsel senilai Rp. 2,4 triliun untuk menggratiskan biaya kuliah bagi mahasiswa asal Halmahera Selatan.
Selain itu, mereka juga berjanji akan mengembangkan sektor pertanian dan nelayan, serta memperkuat dukungan di bidang keagamaan.
“Kami berkomitmen untuk mendorong perubahan nyata di Halmahera Selatan. Dari APBD sebesar Rp. 2,4 triliun, kami akan alokasikan Rp. 40 miliar untuk membantu biaya kuliah mahasiswa, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan,” ungkap Rusihan di hadapan para pendukungnya.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, pasangan Rusihan-Muhtar optimis bahwa mereka dapat membawa perubahan dan kemajuan yang diinginkan masyarakat Halmahera Selatan. (Red/Tim)

















