HALSEL, – Masyarakat petani di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, mengeluh kepada calon Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor urut 4 Muhlis Djafaar atas kurang berpihaknya kebijakan pada sektor pertanian selama ini.
Padahal sektor pertanian sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat petani, serta dapat menekan angka Inflasi di daerah.
“Selama ini kurang perhatian sektor pertanian, misalnya masalah jalan tani tidak pernah direspon, sehingga petani agak kesulitan saat angkut hasil produksi pertanian,” hal ini disampaikan Rustam salah satu petani saat bertemu dengan Cawabup Muhlis, Jum’at (27/9).
Selain itu masalah pupuk yang sangat mahal menjadi beban para petani dalam meningkatkan produksi hasil pertanian.
”Pupuk yang disubsidi pemerintah harga cukup tinggi apa lagi sampe ke tangan petani, masalah itu agar jadi perhatian pak Muhlis jika terpilih nanti,” harapnya.
Sementara Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor 4 Muhlis Djafaar mengaku sektor pertanian salah program prioritas Paslon nomor 4 Jasri – Muhlis jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Halsel.
”Sektor pertanian jadi program prioritas Paslon Jasri – Muhlis,” ujarnya.
Muhlis berjanji akan menjadikan Wayamiga sebagai salah satu sentral pertanian di Kabupaten Halmahera Selatan, baik tanaman hortikultura dan tanaman perkebunan.
“Insyah Allah melihat semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian, kami akan jadikan Wayamiga jadi salah satu sentral pertanian Halsel,” kata Muhlis.
Muhlis yang juga mantan Ketua DPRD Halsel itu mengaku kebutuhan pasokan misalnya bawang rica tomat, di Halsel masih bergantung ke daerah luar Maluku Utara, sementara potensi lahan pertanian kita cukup luas namun belum dikelola secara maksimal.
“Jika lahan yang miliki dikelola secara baik, petani kita akan sejahtera, karena para agen tidak perlu lagi memasok Barito dari luar, cukup mengambil hasil pertanian di petani kita, ini yang Paslon Jasri – Muhlis akan dorong,” janjinya. (Red)*

















