Didukung Kalangan Petani, Paslon Jasri – Muhlis Janji Wayamiga Jadi Sentral Pertanian

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cawabup Muhlis Djafaar bersama petani Desa Wayamiga./jmg

Cawabup Muhlis Djafaar bersama petani Desa Wayamiga./jmg

HALSEL, – Masyarakat petani di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, mengeluh kepada calon Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor urut 4 Muhlis Djafaar atas kurang berpihaknya kebijakan pada sektor pertanian selama ini.

Padahal sektor pertanian sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat petani, serta dapat menekan angka Inflasi di daerah.

“Selama ini kurang perhatian sektor pertanian, misalnya masalah jalan tani tidak pernah direspon, sehingga petani agak kesulitan saat angkut hasil produksi pertanian,” hal ini disampaikan Rustam salah satu petani saat bertemu dengan Cawabup Muhlis, Jum’at (27/9).

Selain itu masalah pupuk yang sangat mahal menjadi beban para petani dalam meningkatkan produksi hasil pertanian.

”Pupuk yang disubsidi pemerintah harga cukup tinggi apa lagi sampe ke tangan petani, masalah itu agar jadi perhatian pak Muhlis jika terpilih nanti,” harapnya.

Sementara Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor 4 Muhlis Djafaar mengaku sektor pertanian salah program prioritas Paslon nomor 4 Jasri – Muhlis jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Halsel.

”Sektor pertanian jadi program prioritas Paslon Jasri – Muhlis,” ujarnya.

Muhlis berjanji akan menjadikan Wayamiga sebagai salah satu sentral pertanian di Kabupaten Halmahera Selatan, baik tanaman hortikultura dan tanaman perkebunan.

“Insyah Allah melihat semangat para petani dalam mengelola lahan pertanian, kami akan jadikan Wayamiga jadi salah satu sentral pertanian Halsel,” kata Muhlis.

Muhlis yang juga mantan Ketua DPRD Halsel itu mengaku kebutuhan pasokan misalnya bawang rica tomat, di Halsel masih bergantung ke daerah luar Maluku Utara, sementara potensi lahan pertanian kita cukup luas namun belum dikelola secara maksimal.

“Jika lahan yang miliki dikelola secara baik, petani kita akan sejahtera, karena para agen tidak perlu lagi memasok Barito dari luar, cukup mengambil hasil pertanian di petani kita, ini yang Paslon Jasri – Muhlis akan dorong,” janjinya. (Red)*

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru