Tokoh IKS Malut Nyatakan Tolak Kedatangan Bassam Kasuba di Desa Gurua

Minggu, 22 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abu Hi. Saleh, Wakil Ketua Dewan Pembina IKS Malut./jmg

Abu Hi. Saleh, Wakil Ketua Dewan Pembina IKS Malut./jmg

HALSEL, – Sejumlah tokoh Ikatan Keluarga Soma (IKS) Provinsi Maluku Utara menolak kedatangan Bupati Bassam Kasuba di Desa Gurua (Soma), Kecamatan Pulau Makian.

Rencana kedatangan Bassam yakni peresmian pembangunan Masjid Nurul Yaqin. Penolakan ini dilakukan, karena mengingat proses pembangunan Masjid belum selesai seratus persen.

“Kami menolak rencana peresmian masjid Nurul Yaqin yang akan diresmikan oleh Bupati Halsel pada, Selasa 24 September 2024,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina IKS Maluku Utara, Abu Hi. Saleh mewakili sejumlah tokoh IKS, Minggu (22/9).

Abu Saleh menyebutkan semestinya tahapan peresmian masjid di Desa Gurua tersebut seharusnya kita para tokoh IKS Maluku Utara harus di undang.

“Jangan seenaknya langsung datang meresmikan begitu saja, tampa torang (kami) para tokoh IKS,” sebut Abu dengan nada kesal.

Ditegaskan Abu, jika peresmian tetap dilaksanakan maka IKS Maluku Utara siap melakukan konsolidasi besar-besaran untuk menolak kedatangan Bupati Halsel.

“Kami dengan tegas menolak keras kadatangan Bupati Halsel Bassam Kasuba di Desa Gurua,” singkatnya. (Red))*

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru