Jika Terpilih Pendidikan dan Kesehatan Gratis Jadi Program Prioritas Utama MK-BISA

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc: MK-BISA diruangan KPU

Doc: MK-BISA diruangan KPU

TERNATE, JS – Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara, Muhammad Kasuba dan Basri Salama (MK-BISA), menargerkan pendidikan gratis dan kesehatan gratis jadi program prioritas.

Hal ini disamapiakan MK-BISA usai resmi mendaftar ke KPU, Kamis (29/8/2024) kemarin.

Sebelum mendaftar, MK-BISA bersama pendukung menggelar doa bersama di kediaman Basri di Kelurahan Tosa, Kota Tidore, dan melanjutkan dengan deklarasi di Ternate.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Kasuba menyampaikan terima kasih kepada partai pengusung, baik PKS maupun Hanura, serta relawan yang sudah mengantarkan keduanya ke KPU.

“Untuk itu, pilkada 2024 ini perlu menjaga dan membangun proses demokrasi yang baik. Alhamdulillah, verifikasi dokumen yang disampaikan pasangan MK-BISA telah ditayangkan lengkap dan diterima oleh KPU Provinsi Maluku Utara dan disaksikan Bawaslu Maluku Utara,” ujarnya.

Mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode itu menambahkan, untuk meyakinkan masyarakat memilih, MK-BISA sudah membuktikan dengan rekam jejak yang nyata.

“Jadi apa yang dilakukan adalah merancang berbagai pikiran dengan gagasan-gagasan yang faktual dan memberi solusi terhadap hal-hal yang menjadi masalah kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Ia mengaku, pasangannya Basri Salama bukan orang baru dalam mengelola politik dan pemerintahan, sebab Basri sudah malang melintang di dunia politik, bahkan mampu mengembangkan sektor ekonomi strategis.

“Inshaa Allah kita coba benahi Maluku Utara ketika menjabat nanti dalam sebuah pemerintahan yang profesional dan kuat memberikan kontribusi pelayanan pembangunan yang efektif,” pungkasnya.

Ia mengaku siap mendorong program-program prioritasnya guna membangun Maluku Utara untuk masa depan bersama.

Nantinya, imbuh dia, program sekolah gratis dan kesehatan Gratis menjadi isu utama bila terpilih nanti.

Bila amanah itu di berikan kepadanya dan Basri, ia meyakini tidak ada lagi anak putus sekolah di Maluku utara  karena alasan tak mampu membayar biaya pendidikan.

“suda perna kami lakukan 17 tahun silam di halmahera selatan dan itu berhasil walau skop kabupaten” pungkasnya (*)

 

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru