Buka Bimtek Revitalisasi Bahasa Makian Dalam, Bupati Bassam Komitmen Dorong Bahasa Daerah Masuk Mata Pembelajaran di Semua Sekolah

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Jarumsatu.com – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba membuka secara resmi Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Makian Dalam bertempat di Hotel Batik Ternate. Selasa, 2 April 2024.

Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi sebelumnya, Bimtek yang digelar oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara ini menghadirkan 40 orang Guru dari Makian Dalam yang terdiri dari 26 Guru SD dan 14 Guru SMP untuk kemudian disiapkan menjadi pengajar utama terlatih agar dapat mengimplementasikan apa yang diperoleh dari Bimtek kepada orang sekitar dan para siswa (penutur muda).

Bupati Bassam dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa kehadirannya ini menjadi bentuk komitmennya dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah makian dalam.

“Sebagaimana telah saya sampaikan sebelumnya, kami Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan akan mempertahankan Bahasa Daerah dalam pembelajaran Bahasa Daerah di Semua Jenjang Sekolah dan rencananya Pembelajaran Bahasa Makian Dalam di semua jenjang pendidikan Dasar di Pulau Makian yang akan dimulai pada tahun pembelajaran 2024-2025”, ungkapnya.

Bassam mengaku bahwa dirinya bersyukur bisa kembali hadir dan bersilaturahmi dengan para guru makian dalam serta berharap momentum ini benar-benar membawa manfaat khusunya dalam membuat bahasa daerah bisa dituturkan oleh generasi muda di Halmahera Selatam.

“karenanya saya ucapkan selamat mengikuti bimtek, bersama kita lestarikan bahasa daerah khususnya kita dihalsel punya banyak ragam bahasa yang harus kita lestarikan”, terangnya.

Usai membuka acara Bupati Halsel juga menjadi Narasumber pertama pada Bimtek Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah Makian Dalam. Dihadapan para peserta Bupati mengatakan, untuk mendorong terwujudnya penutur muda yang aktif berbahasa daerah  salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan pembiasaan.

“Anak muda sekarang dalam story atau caption di sosial media adakah yang menggunakan bahasa daerah, sangat jarang kita dapati. Karenanya harus dibiasakan, anak muda cenderung malu menggunakan bahasa daerah karena tidak terbiasa”, tutur Bassam

Lebih lanjut, Politisi PKS ini menjelaskan bahwa  pembiasaan dengan Implementasi bahasa Makian Dalam pada ranah keluarga dapat dilakukan dengan pembiasaan berbicara atau bercerita menggunakan bahasa makian dalam di lingkungan rumah, pada ranah komunitas maupun lingkungan sekitar. Selain itu, juga perlu pembiasaan melalui muatan lokal di sekolah dan para Guru tentunya disini sangatlah berperan dalam menyuskeskan program revitalisasi bahasa daerah.

Disampaikan pula bahwa pada tahun ini akan diberangkatkan 6 orang siswa asal Makian Dalam untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat nasional dan bertemu langsung dengan Mendikbudristek. (Red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru