LABUHA, Jarumsatu.com – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ), Rinaldo meminta agar Bosso segera mendapat perhatian khusus terkait virus penularan DBD ini.
Hal ini disampaikan Rinaldo Dogowini kepada wartawan, Senin (1/1/2024).
Menurutnya, masyarakat Bosso dalam 1 bulan kurang lebih sudah sekitaran 6 orang diduga terserang DBD, 3 diantaranya positif DBD dan tidak bisa ditangani lanjut oleh UPTD Puskesmas Dolik dan harus dirujuk ke RSUD Marabose. Sementara 2 diantaranya berangsur pulih dan sudah di pulangkan ke Bosso dan 1 orang belum sempat dilarikan ke Puskesmas sudah meninggal dunia.
Kata politisi muda PDIP itu yang meninggal kuat dugaan terserang DBD juga. sebab model sakitnya sama dengan anak anak lain, panas tinggi, pusing dan sesak di dada.
Oleh karna itu dia sangat berharap bupati dapat mengambil langkah serius untuk mencegah penularan virus DBD ini, karna ini menular dan sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat.
Rinaldo juga memberikan warning keras terhadap kepala puskesmas Dolik, sebab menurutnya puskesmas Dolik sampai hari ini tidak ada langkah cepat dan tegas untuk mengatasi masalah penularan DBD di desa bosso.
” Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah langkah cepat mengatasi masalah penularan DBD di desa Bosso, maka kami akan meminta dengan tegas untuk Bupati Halmahera Selatan segara mengevaluasi kepala UPTD puskesmas Dolik,”tandasnya.
Ia juga meminta kepada Dinas Kesehatan untuk dapat mengambil langkah cepat dalam upaya penanganan penularan virus DBD di desa Bosso Kecamatan Gane Barat Utara. (Red)

















