Sadis Konsumsi Minuman Keras, Dua Pria di Halsel Habisi Satu Orang Tua Hingga Babak Belur dan Berlumuran Darah

Jumat, 8 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Udin (50) tahun Korban Pengeroyokan di yang Dilakukan Dua Pemuda. (Adhy)

Udin (50) tahun Korban Pengeroyokan di yang Dilakukan Dua Pemuda. (Adhy)

LABUHA, Jarumsatu.com – Dua pria di Kabupaten Halmahera Selatan mengeroyok satu orang tua berinisial Udin (50) hingga babak belur dan berlumuran darah. Korban dianiaya kedua pelaku dalam kondisi masuk dengan mengonsumsi minuman keras jenis captikus.

Tindakan penganiayaan itu terjadi di Desa Kaputusan, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan pada Sabtu (25/11/2023) sekitar pukul 20.00 WIT. Dua pelaku tersebut yakni Aldo (20) dan Rahel (21)

Udin selaku korban ketika diwawancarai wartawan Jarumsatu mengatakan bahwa sebelumnya Ia sempat berkata pada pelaku agar tidak melakukan pencucian ayam milikinya.

“Dorang ada empat orang duduk di dekat rumah kemudian saya bilang awas ngoni (kalian) duduk disitu akan ada ayam yang ilang lagi. Setelah itu sekitar jam delapan dorang (mereka) empat orang datang dirumah saya dan lakukan pengeroyokan terhadap saya,”ujar Udin saat diruang Reskrim polres Halsel, Jumat (8/12/2023).

Udin menduga pengeroyokan itu dilakukan pelaku lantaran tersinggung dengan bahasanya. “Saya curigai dorang tersinggung dengan apa yang saya bilang. Jadi yang saya bilang dorang pencuri ayam kemudian tersungging sudah pasti terlibat,”jelasnya.

“Datang dirumah saya ada empat orang tapi yang pukul cuma dua orang. Satunya tahan saya dari belakang dan yang satu dia pukul,”tambah Udin

Atas insiden tersebut lantaran tidak menerima tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh kedua pelaku, Udin kemudian melaporkan ke Polres Halmahera Selatan untuk diproses hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dengan nomor STPLP/189/X/2023/SPKT.

“Saya tidak terima baik karena dorang keroyok saya dalam kondisi mabuk makanya saya lapor dorang (mereka) di Polisi,”tandasnya. (Red)

 

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru