LABUHA, Jarumsatu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Maluku Utara, dalam waktu dekat bakal melaksanakan pekerjaan tanggap darurat berupa pembangunan talud penahan ombak di sejumlah desa yang tersebar di Kecamatan Gane Barat Utara.
Kepala BPBD Halsel M Ikhwan Iskandar Alam kepada wartawan mengatakan, terdapat 4 desa yang manjadi sasaran pekerjaan tanggap darurat tersebut yakni Batulak, Gumira, Posi-Posi dan Samat.
Menurut Ikhwan, pembangunan talud tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik seusai kunjungan kerja di 4 desa itu baru-baru ini.
“Karena memang 4 desa itu terjadi abrasi pantai terus, jadi akan dibangun talud dan masuk di tanggap darurat. Jadi ini Pak Bupati beberapa waktu lalu kunjungan dan beliau terima aspirasi warga,”katanya kepada wartawan Kamis (01/05/2023).
Meski demikian, menurut Ikhwan belum dapat ditaksirkan jumlah anggaran yang akan dikucurkan untuk bangun talud di 4 desa tersebut. Pasalnya, masing-masing talud memiliki tingkat kerusakan yang berbeda-beda.
“Seperti di Desa Samat itu kalau ombak besar dia ancam rumah ibadah. Tapi mungkin besok kita sudah kirim tim turun di lokasi,”terangnya.
Selain itu, lanjut dia, BPBD Halsel juga akan melaksanakan pekerjaan tanggap darurat beberapa desa di Pulau Bacan, Mandioli, Makian dan Kayoa.
“Di Bacan itu di Desa Tabapoma, di Mandioli itu Desa Bahu, di Kayoa Desa Karamat dan di Pulau Makian Desa Ombawa yang bakal kita kerjakan satu persatu,”tandas Ikhwan. (Red/tim)*

















