LABUHA, Jarumsatum.com – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba membuka kegiatan Sejuta Hikmah Ramadhan (Sahara) ke-VI, 1444 Hijriah oleh Generasi Muda Kesultanan Bacan (Gema Suba), dengan tema “Memuliakan Syahrul Ramadhan Mendulang Berbudaya Berasaskan Qur’an”.
Kegiatan dilaksanakan di Sekretariat Gema Suba, Desa Labuha, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (01/04/2023)
Wakil Bupati Halsel, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “mengiringi hari yang insyaallah penuh berkah ini, marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunianya kita masih diberi kesempatan untuk berjumpa lagi dengan bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh kemuliaan”.
Selaku Wakil Bupati, juga atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1444 hijriah tahun 2023, kepada saudara-saudaraku umat Islam, semoga amal ibadah di bulan suci Ramadhan ini dapat membawa kebahagiaan, kedamaian, serta kesejahteraan bagi seluruh umat Islam.
Bassam juga menambahkan bahwa, bulan suci Ramadhan ini dipenuhi dengan rahmat dan berbagai keutamaan, yang tidak dimiliki pada bulan lainnya, maka sebagai umat Islam sudah sepatutnya kita memanfaatkan momentum ini untuk berlomba-lomba dalam merebut keutamaan ramadhan.
Tidak hanya sebatas menjalankan ibadah puasa, namun juga menjalankan berbagai amalan ibadah puasa ramadhan lainnya serta mengisi waktu dengan kegiatan positif yang akan semakin mendekatkan kita pada Allah SWT.
“Mewakili Pemerintah Daerah Halmahera Selatan, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada generasi muda Kesultanan Bacan yang telah menyediakan wadah bagi generasi muda Halsel untuk mengaktualisasikan diri di bulan Ramadhan pada setiap lomba dalam kegiatan Sejuta Hikmah Ramadhan (Sahara)”,ucapnya.
Kata Wabup, perkembangan zaman, dari era revolusi industri 4.0 dan sekarang memasuki era society 5.0 membawa banyak perubahan dalam tatanan kehidupan manusia, dimana orang, benda, dan sistem semuanya terhubung dengan dunia maya. Tentu menjadi Pekerjaan Rumah yang sangat besar bagi kita terutama sebagai orang tua untuk mendidik dan membina mereka terutama dalam masalah Agama.
Wakil Bupati menyampaikan, generasi yanh hidup pada zama digital saat ini cenderung tidak punya acuan waktu, atau bisa dikatakan kecanduan gadget. Sebagai orang tua harus bisa memberikan pemahaman dan mengalihkan kecenderungan anak dengan gadget seperti sering mengajak anak-anak untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif serta menanamkan sedini mungkin kecintaan terhadap agama melalui ajaran-ajaran yang telah diajarkan al-Qur’an kepada kita.
Orang nomor dua di Lingkup Pemkab Halsel ini juga mengatakan, bahwa Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan untuk menjadi pedoman bagi kehidupan manusia, melalui Al-Qur’an manusia bisa mengetahui bagaimana menyikapi kehidupan, mulai dari mana yang haq dan mana yang bathil. Selain itu, manusia diberi petunjuk ke jalan yang lurus, jalan yang diridhai oleh Allah SWT, melalui al-quran sebagai sumber petunjuk bagi umat manusia.
“Saya berharap, dengan berbagai lomba keagamaan dan hifdzil quran yang dilaksanakan ini, dapat membuat anak-anak kita tumbuh dan berkembang menjadi anak yang Qur’ani, memiliki iman yang kuat, berakhlak mulia, sehat, cerdas, dan mandiri. Dan semoga niat baik saudara-saudara dalam mewadahi generasi muda Halsel untuk semakin mencintai Al-Qur’an senantiasa berada dalam ridha Allah SWT dan diberikan kemudahan dalam pelaksanaannya”ujarnya.
Bassam berpesan kepada anak-anakku peserta lomba Sahara agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, maknai dan amalkan nilai-nilai quran dalam kehidupan sehari- hari.
“Saya ucapkan terimakasih kepada para Ustadz dan Ustadzah pembina TPQ yang telah mendidik dan membina mental spiritual generasi penerus Qur’ani Halmahera Selatan, yang kelak diharapkan dapat menjadi generasi yang lebih baik”, pungkasnya (Red)

















