Jarumsatu.com, Labuha – Sebanyak 55 Peserta Guru SD SMP dan MTs Kecamatan Pulau Makian mengikuti Pelatihan Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Makian Dalam di Kabupaten Halmahera Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara, yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, terkait dengan Pelatihan Pengajar Utama untuk bahasa Makian Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Safiun Rajulan kepada wartawan Selasa (14/03/2023) mengatakan Program revitalisasi ini telah ditetapkan oleh kantor bahasa Maluku Utara.
“Program ini yang menetapkan bahasa Makian Timur sebagai bahasa yang perlu direvitalisasi adalah Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara,”ujarnya
Safiun menuturkan bahwa berdasarkan hasil penelitian Kantor bahasa Malut bahwa di kabupaten Halmahera Selatan, bahasa Makian Timur penutur bahasa tersebut sudah mulai kurang sehingga ini butuh direvitalisasi mulai dari tahun 2022 sampai dengan 2023.
“Saat ini silabusnya sudah di susun sejak tahun 2022 kemarin dan 2023 ini dilakukan pelatihan pelajar utama untuk mempersiapkan bahan ajaran yang nantinya di ajarkan di Sekolah khususnya di kecamatan Makian Pulau,”tuturnya

Kadis pendidikan Halsel itu bilang, Jika perangkat pembelajaran sudah selesai, langkah selanjutnya Kan diajukan ke Pemkab Halsel untuk pembuatan SK Bupati tentang penerapan kurikulum pendidikan bermuatan lokal di SD dan SMP yang ada di Kecamatan Pulau Makian Khususnya Makian Timur pada tahun ajaran baru Yakni 2024 dan 2025.
“Jika persiapan sudah matang, selanjutnya kita ajukan ke pak Bupati untuk pembuatan SK tentang penerapan kurikulum pendidikan bermuatan lokal di sekolah yang ada di Kecamatan Pulau Makian,”pungkasnya (Red)

















