Target Bebas Stunting, Sekda Halsel: Kita Lakukan Bertahap dan Itu Harus Tuntas

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir. Saiful Turuy, Sekda Halsel

Ir. Saiful Turuy, Sekda Halsel

Jarumsatu.com, Labuha – Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada tahun ini menargetkan harus segera bebas dari angka kasus stunting.

Hal tersebut, disampaikan langsung Sekertaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan, Ir. Saiful Turuy saat membuka rapat koordinasi pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yang digelar Pemprov Maluku Utara di Halmahera Selatan, Senin (13/3/2023).

“Kita sudah menargetkan, di tahun 2023 ini Halmahera Selatan harus bebas dari stunting. Sehingga sinergitas setiap OPD untuk menangani stunting, harus wajib dilaksanakan, “ujarnya.

Salah satu penyebab tingginya kasus stunting di Halmahera Selatan, menurut Saiful, adalah minimnya perhatian terhadap gadis remaja menjelang pranikah.

“Sehingga Pak Bupati sudah menginstruksikan kepada semua jajaran, bahwa Halmahera Selatan harus bebas dari stunting dengan segala cara upaya yang dilakukan, “ujarnya.

Agar bisa mencapai bebas kasus stunting tahun ini, Pemkab Halmahera Selatan akan membangun rumah singgah bagi penderita stunting berlokasi di Pulau Bacan.

Menurut Sekertaris Daerah bahwa rumah singgah tersebut, kata Saiful, proses penyembuhan penderita stunting, akan dibiayai langsung oleh Pemkab Halmahera Selatan.

“Tapi kita bangun secara regional. Kita bangun regional Obi, Gane, Makian-Kayoa dan Bacan. Kita lakukan bertahap, dan itu haris tuntas, “tuturnya

Orang nomor tiga di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan ini juga berharap, melalui rapat koordinasi tersebut, dapat memperkuat komitmen kerjasama dengan Pemprov Maluku Utara lewat dinas terkait, dalam rangka mewujudkan provinsi dan kabupaten/kota layak anak.

“Sehingga sinergitas program provinsi dan kabupaten/kota terkait hal tersebut, dapat terlaksana sebagimana kita harapkan secara bersama, “tandasnya. (Red)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru