Jarumsatu.com, Labuha – Tinjau kondisi masyarakat di Kepulauan Makian, Bupati Halmahera Selatan Hi. Usman Sidik kembali melakukan kunjungan kerja di Desa Mateketen Kecamatan Makian Barat, kunjungan kerja yang dikemas dalam bentuk silaturahmi tersebut, Bupati Usman Sidik menyampaikan sejumlah poin pembangunan dan pesan untuk masyarakat Kecamatan Makian Barat.
Orang nomor satu di lingkungan pemerintahan Kabupaten Halmahera Selatan itu didampingi oleh sejumlah pimpinan SKPD. Nampak juga ketua DPW PKB Malut Jasri Usman, sesepuh Makayoa Dr. Rivai Umar, Anggota DPRD Halsel Safri Talib.

Kunker tersebut, Bupati Halsel, memberikan kesempatan kepada warga Kecamatan Makian Barat untuk berdialog langsung dengannya terkait sejumlah masalah, Minggu (11/03/2023)
Bupati Usman Sidik dalam kesempatan ini menyampaikan sejumlah program yang dilaksanakan pada tahun 2023 diantaranya pembangunan ruas jalan Sabale – Rabudayio dengan besaran anggaran Rp 8 miliar,
Bupati Usman juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel agar segera bangun Talud yang letaknya dibelakang Mesjid Desa Mateketen. Ia juga meminta kepada Dinas Pemuda dan Olahraga segera merencanakan pembangunan lapangan bola kaki di desa Mateketen, serta BPBD Halsel segera bangun Talud sungai di desa Bobawa dan pembangunan talud di Desa Sabale sekaligus perpustakaan SD
“Aspirasi ini segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis, jika memungkinkan maka dibangun tahun ini dan jika tidak maka tahun depan harus dibangun,” tuturnya.
Mantan Kontributor RCTI Maluku Utara ini juga memberikan warning kepada puskesmas dan para kepala desa yang ada di Kecamatan Makian Barat terkait dengan pelayanan.
“Saya ingatkan untuk Puskesmas jangan lagi ada keluhan masyarakat tidak bisa berobat karena masalah anggaran, jika ada masyarakat yang sakit dan datang berobat segera layani jangan masalah administrasi menghambat masyarakat berobat dan untuk kepala desa, tidak bole ada hak hak warga seperti BLT dan honor para kaur dan RT itu dipotong,”tegasnya
“Jika keluhan keluhan ini disampaikan dan ditelusuri benar maka sudah pasti ada sangsi berat untuk para petugas kesehatan dan kepala desa jadi ini harus diperhatikan,” sambung Bupati Usman.

Orang nomor satu di Pemkab Halmahera Selatan ini lantas mengingat kepada masyarakat kecamatan Makian Barat agar tetap hidup rukun dan selalu saling menghargai karena negeri ini menginginkan kita semua harus tetap bersama dan saling hidup rukun,
“Jangan ada minuman keras di pulau Makian dan tetap saling menjaga, hubungan kekeluargaan harus tetap dipupuk,” pesannya
Wabendum PKB RI tersebut juga menguraikan kendala terkait dengan pembangunan jalan lingkar pulau Makian yang hingga saat ini. Bupati mengatakan data di Kementerian Pekerjaan Umum dan Bappenas itu ada enam ruas jalan termasuk jalan keliling Pulau Makian dan jembatan serta anggarannya sudah ada yakni Rp 108 miliar namun terkendala dengan AMDAL dari pihak pemerintah Provinsi.
“Jika tidak ada AMDAL maka tahun ini tidak dapat dibangun lagi. Sebab lanjutnya kewenangan buat AMDAL itu ada di Pemprov karena ruas jalan lingkar pulau makian adalah jalan provinsi,” pungkas Usman Sidik. (Red).

















