Jarumsatu.com, Labuha – Dua mantan kepala dinas di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tak berkantor hingga bertahun-tahun.
Keduanya adalah Hasna Muhammad mantan Kepala Dinas Kesehatan dan Dahrun Kasuba mantan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Halsel.
Dahrun Kasuba diketahui kini berstatus sebagai staf di Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Halsel. Namun dia tak pernah bertugas sejak 2021 akhir hingga 2023 awal ini.
Padahal sepupu mantan Bupati Halsel Bahrain Kasuba itu saat ini berada di Ibu Kota Labuha Halsel. Tetapi ia tak pernah beraktifitas ke kantor layaknya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sejak dicopot dari Kepala DPUPR Halsel tahun 2021 silam, Dahrun Kasuba dikabarkan lebih memilih berbisnis BBM ketimbang berkantor.
Walaupun tidak tak pernah berkantor, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Halsel tidak berani berikan sanksi.
“Beberapa hari lalu saya lihat pak Dahrun duduk di Warung Kopi dekat kantor bupati,” jelas salah satu warga yang enggan sebutkan namanya.
Sementara Hasna Muhammad katanya setelah digantikan Asiya Hasjim dari Kepala Dinas Kesehatan, Bupati Usman Sidik menempatkan Hasna Muhammad sebagai Sekretaris RSUD Labuha.
Namun jabatan Hasna Muhammad sebagai orang nomor dua di RSUD Labuha itu tak bertahan lama, lantas jelang beberapa bulan kemudian, Hasna dinonjoblan dan tak lagi berkantor hingga saat ini.
Kakak ipar Bahrain Kasuba itu terhitung tidak berkantor lagi sejak pertengahan tahun 2022 lalu.
Kepala BKPPD Halsel Abdul Kadir Adam mengaku keduanya masih berstatus sebagai pegawai di bumi Saruma.
Akan tetapi Abdul Kadir Adam tak menanggapi soal kedua mantan Kadis itu tak disanksi.
“Hasna dan Dahrun masih pegawai di Halsel,” singkat Kadir Adam.(red)

















