117 Anak di Desa Kawasi Obi Terserang Penyakit Menular

Selasa, 14 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Desa Kawasi

Tampak Desa Kawasi

LABUHA, – Sebanyak 117 anak di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, terserang penyakit diare. Jumlah tersebut di data sejak Januari 2023.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Aisa Hasyim kepada wartawan mengungkapkan, bahwa sebanyak 117 kasus diare yang menyerang anak-anak tersebut, dilaporkan 2 anak meninggal dunia, dan 12 anak mendapatkan perawatan.

Meski begitu, Asia menyebut, kasus meninggal dunia tersebut belum bisa dipastikan apakah disebabkan diare atau penyakit kombinasi lain.

Asia mengatakan, sejak peningkatan kasus diare, Desa Kawasi ditetapkan KLB sehingga Dinas Kesehatan telah menerjunkan sebanyak 9 petugas kesehatan.

“Untuk penanganan di sana, 1 dokter dan 8 petugas kesehatan serta bidan diterjunkan,” kata Asia, beberapa hari lalu

Ia mengatakan, setelah petugas kesehatan diterjunkan, kini dilaporkan jumlah pasien sudah mengalami pengurangan.

“Informasi terbaru yang dilaporkan, dari jumlah total pasien yang dirawat tersisa 2 pasien,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi melonjaknya kasus diare, Asia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak pemerintah desa, camat, dan perusahan, guna mengidentifikasi sumber penularan dengan memastikan sumber air minum masyarakat.

Asia menyebut, sejumlah sumber air minum telah diperiksa termasuk depot air isi ulang, di mana dalam pemeriksaan tersebut 5 depot air isi ulang ditutup.

Disebutkan, dari sejumlah depot air isi ulang yang di tutup telah didapati 3 depot tidak memiliki izin, sedangkan 2 depot lainya mengandung bakteri yang disebut E Coli.

“Depot air yang mengandung E coli dikarenakan tata cara pengoperasian tidak sesuai prosedur,” jelasnya.

Mantan Dirut RSUD Labuha itu mengatakan, Dinas Kesehatan sudah mengeluarkan surat peringatan dini peningkatan kasus diare, di mana setiap pasien yang keluar dari Desa Kawasi tetap dilakukan screening.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk setiap Jumat rutin melakukan pembersihan lingkungan.

Asia juga menyebut, pencegahan diare dapat dilakukan jika masyarakat lebih disiplin dalam menjaga kebersihan makanan dan minuman.

“Menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, seseorang dapat terhindar dari virus atau mikroorganisme penyebab diare,”ucapnya.

Untuk diketahui, Diare termasuk dalam 5 daftar penyakit menular. Diare ditandai dengan perubahan konsistensi tinja menjadi lebih encer dan berair atau meningkatnya frekuensi buang air besar.

Dilansir dari yankes.kemkes.go.id Diare merupakan penyakit yang membuat penderitanya sering buang air besar dengan kondisi tinja encer atau cair. Pada umumnya diare terjadi akibat mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit.

(red/tim)

Berita Terkait

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah
ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata
PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat
Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi
Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026
Aktivitas PETI Kaputusang Beroperasi Terbuka, Kinerja Kapolres Halsel Jadi Catatan Merah Publik
ASN KPH Anak Buah Sherly, Fajri Ahmad, Diduga Jual 6.000 Karung Tanah Topsoil Ilegal ke Pulau Obi
Tambang Ilegal Kali Raim Diduga Kian Bebas, PARADE Minta Kapolres Bertindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:19 WIB

Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:54 WIB

ASN KPH Diduga Jual Tanah Topsoil ke Pulau Obi, 30 Anggota DPRD Halsel Dinilai Tutup Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:18 WIB

PARADE Ingatkan Pemkab Halsel, WPR Kusubibi Kunci Kepastian Hukum dan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur di SD Negeri 258 Halsel, Guru Berinisial J.T.P. Resmi Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kadis Dispora Halmahera Selatan Noce Totononu Bawa Inovasi Sport Saruma ke Panggung Nasional PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026

Berita Terbaru