TMMD Ke-128 Kodim 1509/Labuha Ditutup, TNI dan Rakyat Bangun Gane Timur dari Desa

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: foto istimewa

Ket: foto istimewa

Halmahera Selatan — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1509/Labuha resmi ditutup pada Kamis, 21 Mei 2026, di Lapangan Sepak Bola Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.

Penutupan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Kegiatan dipimpin Kasrem 152/Babullah Kolonel Arh Hendra Roza selaku Inspektur Upacara, didampingi sejumlah pejabat TNI, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Turut hadir Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Syamsul, Kajari Halmahera Selatan Tomy Busnarma, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan TMMD.

Dalam amanatnya, Kasrem 152/Babullah menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk memperkuat desa sebagai fondasi pembangunan daerah.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kolonel Arh Hendra Roza.

Ia turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat Kecamatan Gane Timur yang dinilai aktif selama program berlangsung.

Bangun Infrastruktur dan Semangat Gotong Royong

Program TMMD Ke-128 berlangsung selama 30 hari, sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan menyasar enam desa di Kecamatan Gane Timur, yakni Desa Maffa, Lalubi, Foya, Kota Lou, Tobaru, dan Foyatobaru.

Berbagai sasaran fisik dan nonfisik dijalankan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan wilayah, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Halmahera Selatan.

Selain upacara penutupan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan makanan tambahan bagi anak stunting dan ibu hamil, peninjauan posko TMMD, serta peninjauan langsung sejumlah hasil pembangunan di lokasi kegiatan.

Pemerintah daerah pun memberikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan TMMD yang dinilai mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus mempererat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan penutupan TMMD Ke-128 berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 12.20 WIT. (red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru