Halmahera Selatan. – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2026, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, Sekretaris Daerah Dr. Abdillah Kamarullah, unsur Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba menegaskan bahwa tugas seorang anggota Paskibraka jauh lebih besar daripada sekadar mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
“Di balik seragam yang dikenakan, tersimpan tanggung jawab moral yang besar. Anggota Paskibraka adalah duta teladan nilai-nilai kebangsaan yang harus memiliki integritas, disiplin, serta kecintaan yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Bassam.
Ketua DPD PKS Halmahera Selatan itu menjelaskan, pendidikan dan pelatihan yang dijalani para peserta bukan hanya bertujuan membentuk kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menanamkan semangat gotong royong, kepemimpinan, serta nilai-nilai luhur bangsa.
Menurutnya, derasnya arus transformasi digital harus disikapi secara bijak oleh generasi muda. Ia mengingatkan para peserta agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), maupun berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
“Bangsa ini membutuhkan generasi yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, cerdas, adaptif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.
Bassam juga mengingatkan agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga kekompakan, serta memperkuat persatuan.
“Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan berkomitmen mendukung dan mendorong lahirnya generasi muda yang kuat, berkarakter, cinta tanah air, dan menjunjung tinggi persatuan. Kemajuan daerah bukan hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan membangun kualitas manusianya. Karena itu, Paskibraka merupakan investasi daerah untuk melahirkan pemimpin masa depan,” pungkasnya. (red)

















