Talud Rusak di Sejumlah Desa, Kaban BPBD Halsel : “Dalam Waktu Dekat Kita Kerjakan Sesuai Instruksi Bupati”

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Ikhwan Iskandar Alam, Kaban BPBD Halsel

Muhammad Ikhwan Iskandar Alam, Kaban BPBD Halsel

LABUHA, Jarumsatu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Maluku Utara, dalam waktu dekat bakal melaksanakan pekerjaan tanggap darurat berupa pembangunan talud penahan ombak di sejumlah desa yang tersebar di Kecamatan Gane Barat Utara.

Kepala BPBD Halsel M Ikhwan Iskandar Alam kepada wartawan mengatakan, terdapat 4 desa yang manjadi sasaran pekerjaan tanggap darurat tersebut yakni Batulak, Gumira, Posi-Posi dan Samat.

Menurut Ikhwan, pembangunan talud tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik seusai kunjungan kerja di 4 desa itu baru-baru ini.

“Karena memang 4 desa itu terjadi abrasi pantai terus, jadi akan dibangun talud dan masuk di tanggap darurat. Jadi ini Pak Bupati beberapa waktu lalu kunjungan dan beliau terima aspirasi warga,”katanya kepada wartawan Kamis  (01/05/2023).

Meski demikian, menurut Ikhwan belum dapat ditaksirkan jumlah anggaran yang akan dikucurkan untuk bangun talud di 4 desa tersebut. Pasalnya, masing-masing talud memiliki tingkat kerusakan yang berbeda-beda.

“Seperti di Desa Samat itu kalau ombak besar dia ancam rumah ibadah. Tapi mungkin besok kita sudah kirim tim turun di lokasi,”terangnya.

Selain itu, lanjut dia, BPBD Halsel juga akan melaksanakan pekerjaan tanggap darurat beberapa desa di Pulau Bacan, Mandioli, Makian dan Kayoa.

“Di Bacan itu di Desa Tabapoma, di Mandioli itu Desa Bahu, di Kayoa Desa Karamat dan di Pulau Makian Desa Ombawa yang bakal kita kerjakan satu persatu,”tandas Ikhwan. (Red/tim)*

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru