Reses Perdana 2026, Pemdes Kawasi Dorong Peningkatan Akses Jalan Selatan Obi hingga Obi Timur

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obi, Halmahera Selatan— Pemerintah Desa (Pemdes) Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Dalam agenda Reses Perdana (Reses I) Masa Sidang I Tahun 2026 DPRD Halmahera Selatan untuk menyuarakan kebutuhan mendesak terkait peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Pulau Obi.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroah, bersama jajaran pemerintah desa kepada Anggota DPRD Halmahera Selatan, Henry Romington Karafe.

Dalam pertemuan tersebut, Pemdes Kawasi mengusulkan peningkatan akses jalan yang menghubungkan wilayah Selatan Soligi–Wayaloar hingga Obi Timur. Selain itu, ruas jalan dari Obi Induk menuju Desa Kawasi sampai Tabuji juga menjadi prioritas utama yang diharapkan segera mendapat perhatian pemerintah.

Arifin menegaskan bahwa kondisi jalan di sejumlah titik masih membutuhkan peningkatan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan optimal. Menurutnya, akses jalan yang layak berpengaruh langsung terhadap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta pelayanan dasar.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah maupun provinsi. Infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik,” ujar Arifin di hadapan anggota DPRD.

Dalam hasil dialog reses tersebut, turut mengemuka rencana DPRD Halmahera Selatan untuk memanggil manajemen Harita Group serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di Pulau Obi. Langkah ini dimaksudkan untuk mendorong kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan akses jalan demi memperlancar jalur ekonomi masyarakat.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Henry Romington Karafe menyatakan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan usulan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku dan skala prioritas pembangunan daerah.

“Setiap aspirasi masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan dalam pembahasan di tingkat legislatif agar bisa masuk dalam program pembangunan,” katanya.

Agenda reses sendiri menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan di wilayahnya. Melalui forum ini, diharapkan berbagai persoalan desa dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.

(red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru