Kejari Halsel dan DP3KB Didesak Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Pemerkosaan Siswi SMP

Selasa, 6 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harmain Rusli. Ketau GPM Halsel

Harmain Rusli. Ketau GPM Halsel

LABUHA, Jarumsatu.com Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mendesak Kejaksaan negeri labuha, untuk segera mempercepat proses hukum pelaku penganiayaan dan pemerkosaan siswi SMP di kecamatan Gane Barat.

Desakan ini disampaikan langsung ketua GPM Halsel Harmain kepada wartawan PT. Jarum Media Group Selasa, (06/06/2023).

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan di Halmahera Selatan sudah sangat marak terjadi. Olehnya itu GPM mendesak pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan negeri labuha untuk segera mempercepat proses hukum terhadap pelaku kekerasan dan pemerkosaan terhadap korban yang masih dibawah umur tersebut.

“Kasus seperti tidak bisa dibiarkan harus di usut tuntas dan ditindak tegas pelaku agar mempunyai efek jerah atas perbuatannya,”tegas Harmain

Menurutnya dia, pihak penegak hukum tidak harus menganggap enteng persoalan seperti ini. Karena, akan terus bertambah kasus yang mengorbankan harkat dan martabat perempuan khususnya di Halmahera Selatan.

“Ini menyangkut dengan harga diri perempuan jadi kami harapkan kejaksaan negeri Labuha sebagai penegak hukum agar secepatnya usut tuntas kasus tersebut,”harapnya

Harmain bilang, pihak DP3KB Halsel Sebagai Instansi keperempuanan tidak menutup mata agar memberikan pendampingan hukum terhadap korban yang masih berada di bangku SMP tersebut. (Red/tim)*

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru