Astaga! Sejumlah Mantan dan Anggota DPRD Halsel Dalam Dugaan Korupsi Dana SMI

Selasa, 7 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Halsel

Kantor DPRD Halsel

LABUHA, – Kasus suap dana pinjaman Pemda Halmahera Selatan ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) makin menyeruak setelah Polda Maluku Uatara periksa sejumlah mantan dan anggota DPRD Halmahera Selatan aktif.

Disebutkan, pinjaman Pemda Halmahera Selatan pada PT SMI yang disetujui DPRD sebesar Rp 150 miliar pada tahun 2017 dengan jangka pengembalian 5 tahun itu, diduga bermasalah.

Pinjaman tersebut baru dapat dicairkan pada tahun 2018, dan pada tahun 2019 baru dilakukan pembayaran hutang, yang mana hutang pada pemerintahan mantan Bupati Bahrain Kasuba itu dibebankan pada pemerintahan Bupati Usman Sidik.

Menanggapi kasus tersebut, Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Halmahera Selatan, Jauhari S Tawary mengatakan, kasus dugaan suap tersebut telah mencoreng HMI maupun KHAMI secara kelembagaan saat sejumlah alumni HMI di DPRD Halmahera Selatan disebut-sebut terlibat.

“Persoalan dugaan suap untuk meloloskan pinjaman SMI itu disebut-sebut ada beberapa alumni HMI salah satunya mantan anggota DPRD Hud Ibrahim, maka sebagai presidium KHAMI meminta pihak penegak hukum bahwa kasus ini diproses seterang-terangya,” katanya, Senin 6 Februari 2023.

Jauhari mengatakan, sebagai kaders yang menjunjung tinggi integritas, pihaknya mendesak pihak penegak hukum dalam hal ini Polda Maluku Utara segera mengusut tuntas kasus suap tersebut.

“KHAMI secara kelembagaan mendesak Polda Maluku Utara agar mengusut dugaan kasus pinjaman SMI hingga tuntas,” tegasnya.

Untuk diketahui dalam dugaan suap dana SMI tersebut, juga melibatkan sejumlah mantan dan anggota DPRD Halsel yang masih aktif

(Tim/red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru