Anggota DPR RI Dapil Maluku Widya Pratiwi: Bentrokan Antarwarga di Maluku Tenggara Harus Segera Disudahi

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku — Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Maluku, Widya Pratiwi, menyampaikan keprihatinannya atas konflik antarwarga yang terjadi di Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Menurutnya, bentrokan tersebut sangat disayangkan karena terjadi di tengah suasana kebatinan umat yang baru saja merayakan Idul Fitri, yang seharusnya menjadi momentum mempererat persaudaraan dan menjaga perdamaian.

“Saya tentu sangat menyayangkan terjadinya bentrok antarwarga di Maluku Tenggara. Seharusnya, momentum Idul Fitri ini dijadikan landasan untuk memelihara ikatan persaudaraan dan mengedepankan perdamaian,” ujarnya.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengimbau masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu negatif yang berkembang.

“Saya berharap masyarakat tidak termakan isu-isu yang tidak jelas. Kita semua tahu bahwa tidak ada manfaat dari konflik. Yang menang jadi arang, yang kalah jadi abu. Karena itu, saya juga meminta para tokoh masyarakat dan tetua adat untuk segera merangkul serta mendamaikan pihak-pihak yang bertikai, dengan mengedepankan nilai-nilai adat dan persaudaraan yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Maluku Tenggara,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban, baik dari kalangan aparat penegak hukum maupun masyarakat sipil.

“Saya secara pribadi menyampaikan belasungkawa kepada para korban. Cukuplah air mata keluarga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa konflik ini harus segera dihentikan. Menghindari konflik adalah jalan terbaik untuk membangun manusia Maluku yang lebih bermartabat,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Widya Pratiwi memberikan apresiasi kepada aparat keamanan, khususnya Polres Maluku Tenggara dan Brimob Batalyon C Pelopor, yang dinilai sigap dalam merespons dan meredam konflik.

“Saya mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam menangani situasi ini. Respons yang cepat sangat penting untuk mencegah konflik meluas serta memastikan masyarakat tetap merasa aman. Ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti
Kapolres Halsel: Penyelidikan Penembakan Guru Mengarah pada Konflik di Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti

Berita Terbaru