Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Maluku Utara di Jabodetabek Kepung DPP Partai Demokrat dan Mabes Polri, Desak Pemecatan Aksandri Kitong

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Gelombang aksi yang dilakukan oleh Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Maluku Utara di Jabodetabek di kantor DPP Partai Demokrat dan Mabes Polri bukan sekadar aksi demonstrasi biasa. Aksi ini adalah akumulasi dari kekecewaan panjang atas dugaan pernyataan ajakan kekerasan yang dilakukan oleh Aksandri Kitong yang dinilai berpotensi memicu konflik horizontal di Maluku Utara.

Aliansi yang terdiri dari PB Formalut, PP Formapas, Fornusa, dan Central Pemuda Halmahera menyatakan bahwa seorang pejabat publik tidak boleh bermain-main dengan diksi kekerasan di ruang publik, terlebih dalam situasi sosial masyarakat Maluku Utara yang memiliki sejarah konflik komunal yang panjang.

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menilai bahwa lambannya penanganan hukum justru memperlihatkan wajah hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Karena itu, mereka mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolda Maluku Utara dan Kapolres Halmahera Utara yang dianggap gagal menjaga situasi tetap kondusif dan gagal menunjukkan ketegasan terhadap dugaan pelanggaran hukum yang sudah terang benderang di ruang publik.

Tidak hanya itu, massa aksi juga mendesak DPP Partai Demokrat agar segera memecat Aksandri Kitong sebagai kader partai. Menurut mereka, partai politik tidak boleh menjadi tempat berlindung bagi kader yang diduga menyuarakan ajakan kekerasan, karena partai politik adalah pilar demokrasi, bukan tempat memelihara konflik.

Aliansi mahasiswa menegaskan bahwa dugaan pernyataan ajakan “baku bunuh” bukan persoalan sepele atau sekadar salah ucap, melainkan persoalan serius yang dapat dijerat dengan ketentuan hukum,

Di antaranya Pasal 160 KUHP tentang penghasutan untuk melakukan kekerasan atau kejahatan, UU ITE Pasal 28 ayat (2) tentang penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA, serta UU Nomor 40 Tahun 2008 Pasal 16 tentang larangan provokasi kebencian berdasarkan ras, etnis, dan SARA.

Bagi aliansi mahasiswa Maluku Utara di Jabodetabek, persoalan ini bukan hanya soal satu orang pejabat yang salah berbicara, tetapi soal batas yang tidak boleh dilewati oleh siapa pun yang memegang kekuasaan.

Sebab ketika kekuasaan mulai berbicara dengan bahasa kekerasan, maka masyarakat sipil akan menjawabnya dengan bahasa perlawanan.(red)

Berita Terkait

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang
Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum
Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan
Korwil XV GMKI Maluku Utara: Kesepakatan dengan Masyarakat Bukan Sekadar Janji, Melainkan Kewajiban yang Harus Direalisasikan
Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak
GMKI Bacan Desak Kapolres Halsel Beri Atensi Serius Penanganan Kasus Pelecehan Anak Dibawah Umur
Pembongkaran Minyak Kobisadar Berizin dan diawasi UPP Bula, Jovandri: Jangan Hakimi PLN dan Perusahan Tanpa Bukti
Di Balik Sebuah Jabatan, Ada Keluarga yang Terluka oleh Stigma Tanpa Bukti

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Belum Sadarkan Diri Usai Dikeroyok, Kuasa Hukum Minta Kapolres Halsel Beri Atensi Khusus pada Kasus Desa Nang

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Hilman Berani Bicara, Klaim Penjualan Topsoil ke Kawasi Tak Langgar Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bupati Bassam Kasuba Buka Diklat Paskibraka Halsel 2026, Tekankan Integritas dan Semangat Kebangsaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Korwil XV GMKI Maluku Utara: Kesepakatan dengan Masyarakat Bukan Sekadar Janji, Melainkan Kewajiban yang Harus Direalisasikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pangdam XV/Pattimura Dorong WPR dan IPR Tiga Tambang Rakyat di Halsel: Ikuti Model Gunung Botak

Berita Terbaru